Pertamina bercanda, SPBU nggak ada stok pertamax, premimax jadi pelampiasan..

bermula dari harga minyak dunia yang fluktuatif, pertamina tampak bercanda dengan harga BBM non subsidi nya, setelah rencana naiknya harga premium ditangguhkan..hal yang paling tampak adalah pada tanggal 1 April, seperti biasa, terjadi koreksi harga BBM non subsidi..

di berbagai media massa, dikatakan bahwa harga pertamax di wilayah Jakarta adalah Rp 10200,- / liter dari harga awal Rp 9550,- / liter..namun, seperti biasa, harga di kawasan Yogyakarta mesti lebih mahal, yaitu sebesar Rp 10350/ liter dari harga sebelumnya Rp 10000,- / liter..mulai dari situ, semakin kelihatan bahwa dispenser semakin sepi dari kunjungan kendaraan yang mau minum..termasuk si biru yang udah nggak minum pertamax sepenuhnya..dipikir-pikir, setiap hari menempuh perjalanan lebih dari 50km, tentu berat kalo pertamax terus..akhirnya pake premimax, campuran premium dan pertamax..beda sama pas jaman pertamax masih sekitaran Rp 8xx0,- / liter..hehehe.. 😀

tapi, puncak dari bercandanya pertamina adalah pada tanggal 4 April..untuk wilayah Jakarta, harga yang dipasang oleh Pertamina untuk Pertamax 92 ternyata lebih mahal dari harga Shell untuk produk Shell Super 92 dan produk Performance 92 dari Total..walaupun harga RON yang dimiliki sama-sama 92, harga terpaut Rp 250,- / liter terasa cukup jauh..jika misalnya mengisi BBM 40 liter, terpaut harga Rp 10000,- tentu berbeda 1 liter yang didapatkan..kemudian secara mengejutkan Pertamina menurukan harga Pertamax 92 ke harga Rp 10000,- / liter untuk pasaran Jakarta agar harga lebih kompetitif..tapi..harga di daerah, dalam hal ini di Yogyakarta, harga tidak turun dan tetap nangkring di Rp 10350,- / liter..hmm..kenapa ini?ada apa ini?kok harga di daerah nggak terpengaruh?memang sih, SPBU Shell dan Total belum merambah daerah..tapi ya kalo ada koreksi harga, kok harga Pertamina di daerah tidak dikoreksi?bikin anyel..belum pula setelah NBS kemaren jalan-jalan bareng saudara numpak motornya, adeknya Sonic yang kompresinya mencapai 10,7:1 dan NBS merasa nggak sreg kalo nggak RON 92, eh lha kok di SPBU di daerah Jalan Srandakan kehabisan pertamax..untungnya di SPBU sebelahnya masih ada stok pertamax walaupun harus nyebrang jalan.. 😮

terus, kalo dihubungin dengan spanduk ini gimana?

karena bawa kendaraan dengan perbandingan kompresi cukup tinggi dan ingin ikut berpartisipasi pada program pemerintah ya maunya ngisi pertamax..tapi kalo SPBU yang ada dispenser pertamax tapi nggak punya stok pertamax gimana?untungnya ada SPBU lain..hmm..pihak Pertamina memang sedang bercanda..

 

* updated : 9 April 2012

SPBU di Jalan Srandakan yang di hari sabtu tak mempunyai stok pertamax, tadi pagi masih belum mempunyai stok pertamax !!

Advertisements

Be the first to comment

monggo tanggapannya.....