non-transjakarta masuk busway? gimana kalo diblok saja?

assalamu’alaikum wr. wb..

busway transjakarta..ummm..salah satu moda transportasi darat di jakarta ini mendapat jalan khusus sehingga mampu skip kemacetan ibukota..dengan jalan yang diberi separator dari jalan umum, diharapkan perjalanan bus ini tidak terganggu oleh kendaraan pribadi maupun kendaraan umum lainnya..

masukbusway.com

namun pada kenyataannya banyak kendaraan lain yang melintas di jalur busway.. seperti di website masukbusway.com berikut..

masukbusway.com

mulai dari sedan, mpv, suv, angkot, dan lain-lain..

masukbusway.com

tak hanya kendaraan plat hitam..oknum pejabat maupun oknum kepolisian pun ada yang melintas jalur busway..

masukbusway.com

di beberapa lokasi sudah dipasang portal pun masih ada yang nekat melanggar dengan memaksa petugas membuka portal..

tempo.co

padahal denda pelanggaran masuk busway cukup mahal..yaitu sebesar 500 ribu rupiah untuk motor dan 1 juta rupiah untuk mobil..namun pada kenyataannya masih banyak yang melanggar..

merdeka.com

lalu bagaimana cara mengatasinya ya?

yang terlintas di pikiran nbsusanto adalah dipasang sebuah separator di dalam jalur busway..pemasangannya adalah melintang busway..namun lebar separator ini sekitar 1 meter saja dipasang setiap 100 meter dengan ketinggian yang menyesuaikan ground clearance transjakarta saat full load..

maksudnya gimana separator tersebut?

separator busway copy

jadi begini..ground clearance mobil pribadi rata-rata tidak terlalu tinggi..untuk sedan dan mpv mungkin berkisar pada belasan hingga dua puluhan centimeter..sementara itu suv sedikit lebih tinggi..di sinilah hal tersebut bisa dimanfaatkan..

awalnya diuji dulu saat transjakarta dalam kondisi full load memiliki ground clearance berapa cm..anggap saja ground clearance 35 cm saat full load..dapat dirancang spearator 30 cm..dengan panjang separator yang hanya 1 meter atau lebih lebar namun tidak selebar jarak terluar antar roda transjakarta, mungkin diberi jarak aman sekitar 30 cm dari sisi terluar roda, dan diletakkan di tengah-tengah busway, maka transjakarta pergerakannya tidak terganggu dan tidak berubah mengingat lebar busway yang tidak terlalu lebar membuat posisi roda selalu di pinggir dan tidak menabrak separator..

efeknya adalah banyak kendaraan pribadi yang tidak dapat melintas karena terhalang..mau nylempit pun tidak cukup karena ruang bebas tinggal sempit..kalo dipaksa melewati separator jelas ground clearance kurang tinggi dan malah menabrak separator tersebut kalau nekat saja..

nah untuk lebih efektif lagi, separator tersebut merupakan separator permanen sehingga jika ditabrak pun tidak rusak dan kemudian bisa dilanggar..

atau malah sekalian dibalik arah saja? jadi kalo maksa masuk busway dan ketemu ya adu banteng atau kendaraan itu harus mundur.. kan gayeng.. hahahaha 😆

kejam? kalo nggak melanggar nggak akan terasa kejam bukan?

namun kemudian fasilitas di transjakarta juga harus meningkat agar pengguna kendaraan yang merasakan kemacetan dan sering menggunakan jalur busway menjadikan transjakarta sebagai pilihan..

mungkinkah? halah..ini juga pemikiran iseng yang terlintas saja..apa iya bisa direalisasikan.. 😆

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

Advertisements

Be the first to comment

monggo tanggapannya.....