lost in sumatra! ( part 3 : pesisir barat – bengkulu)

assalamu’alaikum wr. wb..

masih hari ketiga di sumatera.. ya, hari ketiga merupakan perjalanan menuju kota bengkulu.. jalur yang dilalui masih lintas barat sumatera.. lagi-lagi lebih dari 200 kilometer.. setelah bersantap pagi kami pun berangkat..

lost in sumatera part 3 pesisir barat - bengkulu (41)

keluar dari kawasan penginapan, disuguhi jalan yang cukup menantang.. jalanan masih berlumpur karena memang sedang diperbaiki saat itu.. berhubung nggak memegang kendali ya cuma bisa pasrah agar pengemudi berhati-hati..

jalan lintas barat sumatera

bukan hanya itu saja.. ada beberapa spot yang dari jalan aspal mendadak jalan berbatu yang sedang diperbaiki.. memang dituntut kewaspadaan tinggi jika melalui jalur ini.. kalo masalah lubang di jalan, tampaknya itu sudah hal yang sangat lumrah.. namun setidaknya memang tidak ada kesempatan ngebut disini sehingga ya pemakai jalan tidak terlena..

jalur lintas barat pulau sumatera

untunglah pagi hingga siang itu tidak hujan.. bisa menikmati pemandangan yang ada.. sempet mampir berhenti di jalan yang di pinggir pantai.. keingetan jalur selatan jawa di sekitar pacitan.. apalagi kebetulan di kawasan ini jalannya lumayan ciamik..

di jalur pesisir barat ini cukup jamak ditemui anak sekolah berjalan di tepi jalan raya untuk pulang-pergi sekolah-rumah.. patut diacungi jempol usaha mereka yang berjalan di pinggir hutan untuk menempuh pendidikan.. jika ada rombongan melintas pasti mereka antusias untuk melambaikan tangannya, nah untuk menyenangkan mereka, tentu yang melintas juga membalas lambaian tangan mereka.. 😀

nah salah satu yang menarik di jalan antara pesisir barat hingga kota bengkulu adalah melalui hutan kawasan taman nasional bukit barisan selatan, tentu bagi yang akan melewati terpikir bingung tempat istirahat.. ndilalah, memang penduduknya baik hati, di beberapa kawasan warung menyediakan teras yang dapat disinggahi oleh orang yang kemalaman saat melintas di jalur lintas barat dan bisa tidur tanpa dipungut biaya.. tentu agar terjadi simbiosis mutualisme, keesokan paginya bisa sarapan di warung tersebut.. namun nbsusanto saat itu sampai disana siang hari pada saat jam makan siang sehingga singgahnya ya untuk ishoma saja..

lost in sumatera part 3 pesisir barat - bengkulu (15)

lokasi warung terletak tidak terlalu jauh dari samudera hindia sehingga menawarkan pemandangan yang cukup apik.. dimana-mana pepohonan rimbun, sesekali rumah warga.. tidak ada gedung menjulang tinggi disana.. hanya ada laut, gunung, hutan, dan awan.. bukankah itu sudah lengkap? 🙂

perjalanan pun dilanjutkan.. masih dari kabin belakang strada triton.. sayangnya saat itu memang kebetulan musim penghujan.. setelah tengah hari hampir bisa ditebak akan turun hujan..

lost in sumatera part 3 pesisir barat - bengkulu (12)

 

entahlah sudah berapa kabupaten yang kami lintasi.. hutan dan pemukiman khas pedesaan silih berganti mengisi pandangan mata.. hingga sore sampai di suatu daerah.. kita sampai dimana? kita sampe di manna.. bingung? ya itu nama daerahnya.. kenapa sampai keinget? soalnya sebelum petang SPBU hampir tutup.. atau bisa dibilang sudah seremonial penutupan.. untunglah masih bisa dinego sekadar untuk isi solar mobil yang sudah kehausan.. masuk perkotaan tapi suasananya masih asyik! 😀

lost in sumatera part 3 pesisir barat - bengkulu (5)

hingga waktunya senja mulai menghiasi.. ya begitulah adanya.. tetep berawan.. sedang di jalan pula.. ya sudahlah.. sekalian berhenti lagi saja.. untuk menyelesaikan urusan bagi yang masih ada tanggungan.. tak lama, kami pun melaju lagi.. terpantau di GPS kota bengkulu masih cukup jauh.. kejar setoran lek.. 😆 kembali masuk ke hutan.. ndilalah kok dari baris kedua strada terlihat indikator panas mesin tinggi.. opo meneeeeeh iki.. langsung minggir dan nyalakan lampu hazard.. iya make lampu hazard kalo keadaan darurat, jangan kalo di persimpangan mau lurus pake hazard, itu nunjukin kalo yang nyalain hazard itu sumber bahaya yang sebenarnya! 👿

oke buka kap mesin dan cek apa yang mungkin jadi penyebabnya.. semuanya nampak normal saja.. akhirnya ditunggu adem.. lanjut jalan.. belum juga jauh, kok suara roda masuk ke kabin.. sopir juga bilang kok rada berat.. ternyata ban depan kiri strada sobek! mana di tengah hutan.. 😈 syukurlah ternyata tak jauh dari situ ada tukang tambal ban.. biasa nambal ban truk, tukangnya nggak tau cara lepas ban cadangan strada.. dicari kuncinya nggak ketemu.. mobil pinjeman.. ndilalah kok nggak dicek dulu.. duh.. 😐 terpaksa pasang ban dalam dan lanjut perjalanan ke bengkulu..

lost in sumatera part 3 pesisir barat - bengkulu (1)

yap.. akhirnya masjid jami’ bengkulu.. langsung makan malam setelah hari yang cukup memberikan banyak cerita.. yang pasti, ban strada kempes lagi.. ban dalam tak mampu menahan tekanan anginnya.. untunglah setidaknya ini di kota.. ya tak berapa lama masalah teratasi.. iya, kebetulan ada kontaknya pakar strada.. ternyata kunci kunci terletak di bawah kursi baris kedua strada.. wedhussss digoleki padahal ra ketemu.. 😆 akhirnya dipake lah ban cadangannya..

perjalanan ke tempat tujuan utama masih panjang bung.. ya setidaknya hari ketiga akhirnya bisa diakhiri di penginapan yang cukup layak.. all right.. good night.. lanjut di artikel mendatang.. 😀

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

Advertisements

monggo tanggapannya.....