aksi isuzu d-max, nissan navara dan mitsubishi pajero sport di tanjakan 4×4 challenge

assalamu’alaikum wr. wb..

di event giias yang digelar di ICE BSD beberapa waktu lalu nbsusanto janjian dengan yudakusuma.. kebetulan nyampe duluan dan daripada nganggur mending eksplorasi dulu.. kebetulan ada hal menarik di luar ruangan di sisi utara..giias-2016

ya sebuah gundukan buatan dengan sudut yang bisa dikatakan jahanam.. oleh karena itu yang mempertontonkan aksinya tentu juga mobil sembarangan.. yap, hanya yang double gardan.. ada yang double cabin ada juga yang 7-seater SUV.. sayangnya pas disana memory hampir penuh dan kehilangan beberapa momen saat ganti memory.. berikut beberapa mobil yang terekam:

1. Isuzu D-Max

yap dmax sebagai produk double cabin andalan isuzu dengan kapasitas mesin 2499 cc yang mempunyai tenaga puncak 136 PS pada 3400 rpm serta torsi maksimum 30 Kgm pada 1400-3000 rpm untuk varian manual dan 32,6 Kgm pada 1800-2800 rpm untuk varian matic..

2. Nissan Frontier Navara

nah kalo navara merupakan double cabin jagoan dari pabrikan nissan dengan kapasitas mesin 2488 cc yang untuk seri MID mempunyai tenaga puncak 120 PS pada 3600 rpm dan torsi maksimum 41,1 Kgm pada 2000 rpm, sementara itu untuk varian HI mempunyai tenaga puncak 140 PS pada 3600 rpm dan torsi maksimum 45,9 Kgm pada 2000 rpm..

3. Mitsubishi All New Pajero Sport Dakar

sedangkan pajero sport dakar, siapa yang tak mengenal 7 seater SUV yang populasinya cukup banyak di indonesia ini? mitsubishi mempersenjatai mobil ini dengan kapasitas mesin 2442 cc dengan tenaga puncak 181 PS pada 3500 rpm dan torsi maksimum 43,8 Kgm pada 2500 rpm..

gimana manteb? ya jelas.. milih yang mana? kalo nbsusanto disuruh mengemudikan disitu ya pikir-pikir dulu sih, kecuali memang sudah familiar dengan mobilnya.. kan nggak lucu kalo asal injak gas, ngeremnya juga susah.. 😆 tapi yang pasti memang menunjukkan bahwa mobil double gardan mampu menaklukan tanjakan yang cukup jahanam, meskipun semua balik lagi ke sopirnya.. 😀

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. w..

Advertisements

6 Komentar

    • tanjakan seperti itu? yakin? kenapa kemiringan itu dibuat challenge 4×4 kalo 2wd masih bisa.. mungkin karena saat nanjak nggak liat dr samping jd nampak curam pdhl tak ada 30 derajat.. itu kalo diliat dr dlm kabin entah seperti apa.. 😀

monggo tanggapannya.....