kereta lodaya, pilihan yang menarik dari jogja ke bandung

assalamu’alaikum wr. wb..

bandung.. salah satu kota besar yang terhubungkan oleh rel kereta api.. sebelumnya nbsusanto belum pernah naik kereta lewat daop 2 karena kereta yogya-jakarta lewatnya daop 3.. pun begitu dengan bus, rata-rata lewat bumiayu.. kecuali naik kendaraan sendiri memang cenderung pilih lewat bandung.. kebetulan musim libur lalu kehabisan tiket kereta langsung jakarta, kalo mau naik bus bakalan lama di jalan, meski ada opsi kereta bangunkarta solo jebres – jakarta gambir tapi harganya edan, 535 ribu.. busyeeeet wkwkwkwk.. ngobrol sama temen disarankan naik kereta jogja-bandung lanjut bandung-jakarta.. jadi inget pas naik primajasa+budiman tahun lalu.. :mrgreen:

kereta-api-ekspress-lodaya-malam-solo-balapan-yogyakarta-tugu-bandung-hall-2

kereta ekspress lodaya malam yang mempunyai relasi solo balapan – bandung hall adalah salah satu opsi paling masuk akal untuk perjalanan jogja-bandung karena jam keberangkatannya rasional, yaitu jam 20.08 dari stasiun tugu yogyakarta dan harga normal kelas bisnis 215 ribu rupiah.. selain eksekutif, ada opsi lain seperti kereta mutiara selatan dengan relasi malang-bandung hall via surabaya gubeng atau malabar relasi malang-bandung hall via kediri yang untuk kelas bisnis sama-sama kena 270 ribu, dengan malabar ada kelas ekonomi 190k, namun keduanya berangkat dari yogyakarta tengah malam.. otomatis sudah terlalu siang di bandung.. padahal masih harus lanjut jakarta.. ya realistis saja lah yang lebih murah dan lebih masuk akal jamnya.. :mrgreen:

tiket-kereta-api-ekspress-lodaya-malam-solo-balapan-yogyakarta-tugu-bandung-hall

nah kebetulan karena memang masa liburan, harga tiket naik lumayan.. kena 260 ribu.. ya sudahlah tak apa-apa.. mau gimana lagi kan.. toh kalo memang butuh pasti dicukupkan.. ya sudah di awal desember itu pesan dan langsung bayar saja daripada kehabisan.. seperti biasa tiket yang dicari pasti yang mepet jendela.. biar ada opsi senderan.. :mrgreen: bener saja cek 2 minggu sebelum berangkat kelas bisnis habis sisa eksekutif saja.. tujumono wis tuku.. lumayan hemat.. dapat di kereta 4 dan sengaja pilih di tengah karena gimanapun paling nyaman itu di bagian tengah karena jauh dari roda dan pintu, meski konsekuensinya kalo mau ke toilet juga jauh..

malam itu sekitar sebelum kereta berangkat nbsusanto sudah sampai di stasiun tugu.. langsung cek in dan cetak boarding pass kemudian masuk ke stasiun.. cukup banyak penumpang yang menyempatkan sholat dulu sebelum kereta mereka diberangkatkan.. maklum saja malam itu cukup padat dan berkali-kali diumumkan oleh petugas agar tidak salah naik ke kereta, salah satunya adalah kereta taksaka reguler yang menggunakan armada lawas kaca panjang tersedia di jalur 6 untuk diberangkatkan jam 20.00, sementara itu ada klb taksaka tambahan dengan armada k1-16 tersedia di jalur 3 untuk diberangkatkan jam 19.40.. jika tidak diingatkan bisa-bisa salah bukan..

kereta-api-ekspress-lodaya-malam-solo-balapan-yogyakarta-tugu-bandung-hall-3

menjelang jam 20 diumumkan bahwa kereta lodaya dari stasiun solobalapan akan masuk di jalur 5 dan langsung banyak banget penumpang yang menuju peron jalur 5.. dengan ditarik cc 206 dipo SDT, rangkaian ini terdiri dari 4 kereta bisnis di depan dan 4 kereta eksekutif di belakang.. bener-bener tengah ini.. ya sudahlah begitu kereta berhenti, penumpang berbondong-bondong masuk.. nbsusanto tempatkan tas di atas.. tentu yang khas dari kereta kelas bisnis adalah ac split yang saat itu disetel pada suhu 26 derajat celcius yang entah kenapa di malam hari nbsusanto kedinginan..

tepat pukul 20.08 kereta lodaya meninggalkan stasiun tugu.. memang tarikan awal tidak sehalus senja utama, tapi masih lumayan dibandingkan kereta lain.. apalagi kelegaan kaki dan keempukan kursi kelas bisnis yang disertai harga masih rasional.. kemudian suspensi pun terasa empuk nyaman dan tidak terdengar berisik, oke untuk poin ini nggak tau memang beneran alus dan senyap atau karena di tengah, maklum biasanya dapet agak depan atau agak belakang.. 🙄

kereta melaju ke barat dan berhenti pertama di stasiun wates.. nah saat pengeremannya terasa halus banget seperti sawunggalih.. oke ini bakalan menyenangkan.. kombinasi kenyamanan gini enaknya buat tidur, apalagi siang sebelumnya nggak sempet tidur.. sayangnya entah kenapa saat itu cari posisi paling enak buat tidur nggak ketemu.. ya sudah ambil tas dari atas dan dikeloni sambil nyender samping.. akhirnya merem.. bangun-bangun sudah di kroya sekitar jam 22 lebih dan menunggu silang kereta mutiara selatan dari bandung.. ya maklum saja selepas kroya memang masih single track semua.. sudah seperti stasiun cirebon prujakan saja ya sibuknya stasiun ini..

kereta-api-ekspress-lodaya-malam-solo-balapan-yogyakarta-tugu-bandung-hall-1

meninggalkan kroya dengan jalur lurus.. pengalaman pertama setelah biasanya jalur ke utara.. kereta lodaya sempat melambat tak lama selepas stasiun entah kenapa, namun tak lama sudah berjalan normal.. nbsusanto pun merem lagi meskipun kedinginan.. kombinasi kereta nyaman dan capek membuat tanjakan, turunan dan kelokan tak terasa.. sebenernya penasaran di stasiun cipendeuy yang semua kereta berhenti untuk pengecekan sistem rem, tapi ternyata memang masih merem.. entah melek beberapa kali hingga di stasiun kiaracondong dan banyak penumpang yang turun.. berarti sudah hampir sampai dan nbsusanto putuskan tidak tidur lagi.. kereta pun berjalan pelan dan masuk stasiun bandung jam 4.19.. wedyan.. ternyata masih tergolong tepat waktu.. bener kata penumpang di sebelah untuk saat ini kereta bandung sudah tepat waktu meskipun kalo ada masalah pasti tertunda lama mengingat trek naik turun berkelok-kelok dan masih satu jalur saja..

stasiun-bandung-hall

overall, pilihan moda transportasi untuk jogja-bandung memang beragam, ada pesawat, kereta dan tentu saja bus.. dengan waktu tempuh 8 jam 10 menit, kereta lodaya bisa diandalkan.. ya mungkin bus di hari normal dan tidak padat waktu tempuhnya tak jauh dari itu karena memang kecepatan kereta tak beda jauh saat melibas naik turun dan belokannya.. tapi untuk hari yang padat jika masih ada tiket kereta sih mending keretanya meskipun tarifnya 2x lipat bus.. semoga saja perencanaan double track kroya-bandung segera selesai dan segera bisa dikerjakan agar ketepatan waktu dapat dijaga dan waktu tempuh menjadi lebih singkat karena tak perlu menunggu silang kereta dengan kelas lebih tinggi.. oiya kalo mau murah lagi bisa ikut kereta kahuripan dan pasundan kelas ekonomi dan turun di kiara condong.. kalo belum habis.. :mrgreen:

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb

Advertisements

monggo tanggapannya.....