naik progo, kereta malam jakarta-jogja yang murah dan (hampir) selalu ludes

assalamu’alaikum wr. wb..

perburuan akan tiket kereta murah jogja-jakarta itu nggak mudah.. apalagi untuk perjalanan di akhir pekan.. sudah beberapa kali nbsusanto nyari, mentoknya ya dapat kereta bogowonto untuk pemberangkatan malam dengan harga termurah.. saking penasarannya dengan kereta progo yang dibanderol, h-90 sebuah weekend pada tengah malem nbsusanto inget kalo mau njajal nyari tiket kereta progo.. baiklah langsung cek aplikasi KAI dan akhirnya dapet kereta reguler termalam dari pasar senen menuju jogja ini..

menurut jadwalnya kereta ekonomi ac progo akan diberangkatkan dari stasiun pasar senen pada jam 22.30.. namun sampai 22.25, kereta yang informasinya di jalur 1 ini belum juga nampak rangkaiannya.. memang sih di depan sudah menunggu sebuah lokomotif tapi mosok yo belum datang?

sekitar 22.27 nampak petugas membawa senter menuntun sebuah kereta yang berjalan dengan loko yang mendorong di belakang.. lhah.. hingga mepet lokomotif yang sudah tersedia hingga digabung perlahan dan penumpang dipersilakan naik.. namanya juga kereta ekonomi yang 1 buah kereta saja menampung 106 penumpang, dengan 8 buah kereta dalam 1 rangkaian tentu bisa dibayangkan berapa banyak penumpang yang telah menunggu hingga gantian masuk bukan? :mrgreen:

nbsusanto pun segera naik, mencari nomor yang telah nbsusanto pesan dan duduk.. biasanya kan kursi A dan D (kereta 2-2) atau E (kereta 3-2) di pinggir jendela, nbsusanto memang mengincar itu, namun tentu saja cari yang 2 kursi saja karena nggak bisa bayangin yang di tengah mati gaya, nah berdasarkan hasil googling ternyata kursi E yang jejer D, sementara A-B-C dalam 1 kursi.. tak begitu lama, jam 22.35 kereta progo pun diberangkatkan dari stasiun pasar senen.. cuma berhenti sebentar ya seperti di stasiun transit.. oya meskipun kereta ekonomi ac pso, akselerasi dari kereta progo ini aluuuuus banget lho.. 😀

nbsusanto pun baru tau kalo di ekonomi ac pso ada gorden di setiap kaca jendelanya.. padahal di ekonomi non pso tidak ada lho.. ya meski terlihat bagasi di atas kursi penuh oleh tas para penumpang.. busyet.. untungnya sih nbsusanto bawa backpack dan tas slempang yang tak perlu ditaruh atas.. cukup dikeloni saja biar bisa tidur nyenyak juga.. apalagi jarak yang cukup sempit otomatis membuat kurang nyaman.. meski begitu banyak cara yang dicoba para penumpang untuk tidur, ada yang bisa tidur di 2 nomor kursi entah apakah karena dia memang membeli 2 kursi, ada yang kompromi dengan penumpang lain.. contohnya begini..

menemukan hal yang menarik? yup, berbagi tempat.. jejeran nbsusanto kakinya selonjoran di atas kursi.. sementara yang di depannya memilih tidur di bawah kursi.. edyan tenan.. masih ada ya seperti itu sekarang ini.. selama ini mentok liat orang tidur di bawah di kereta 4 joko tingkir yang memang nomor 1 dan 16 nya spesial karena leluasa untuk tidur di lantai.. tapi gimana lagi, memang kalo mau lega caranya begini.. wis ra nggagas komentar wong liyo.. lha wong mesti sudah pada maklum.. 🙄

chapter pertama perjalanan tentu di jalur jakarta-cirebon.. disini sempat berhenti kalo nggak salah.. maklum rada-rada lupa.. heran, padahal kereta terakhir berangkat.. di depan apa ada yang telat ya? sebelum progo berangkat kan ada senja utama solo dari senen jam 22.00 dan purwojaya jurusan jakarta gambir – cilacap berangkat jam 22.15.. entahlah karena sudah malam juga nbsusanto pun memilih mencoba istirahat wong pas liat di peta dan stasiun yang dilalui dicocokkan sudah telat.. pasrah lah sampe jogja jam berapa, setidaknya ancer-ancer turun di stasiun wates seperti biasa naik bogowonto.. :mrgreen:

suspensi kereta progo dengan boogie k5 ini entah kenapa rasanya kok cukup nyaman dan suara pun nggak berisik, meski itu juga didukung kalo nbsusanto dapet kursi di tengah sih.. mungkin memang kompensasi sih mengingat ada kenyamanan lain yang harus dikobankan.. setidaknya bisa untuk tidur dan karena sudah menyadari kalo kereta memang telat.. untungnya sih pengereman kereta progo ini pun aluuuuuus banget.. busyet coba ini dipasang konfigurasi k2 seperti senja utama, behhh.. mending itu daripada naik kereta eksekutif yang mahal.. :mrgreen:

belum afdol kalo belum ke toiletnya.. meski butuh perjuangan untuk mencapai toilet karena harus bergerak perlahan agar tidak mengganggu penumpang lain di bangku depan maupun sepanjang jalan yang bentukannya tidur bisa kesenggol orang jalan.. begitu sampai di toilet, untungnya bersih dan layak digunakan.. cukuplah untuk buang air dan cuci muka.. meski kalo mau BAB di kereta juga mikir-mikir kecuali kebelet.. :mrgreen:

penumpang mulai turun di stasiun purwokerto.. ya memang meski kereta ekonomi, itunganya hanya sedikit berhenti.. meskipun memang agak lama dan bukan pengejar kecepatan.. lumayan rada lega lah.. memang bener kok beberapa penumpang di daop 5 lebih memilih kereta jogja dibanding kereta asli daop 5 karena selain jamnya lebih malem dibanding sawunggalih, harga tidak semahal purwojaya, juga lama perjalanan lebih singkat dari serayu malam yang menurut seorang temen kereta aneh karena menuju purwokerto lewat daop 2 sehingga perjalanan sekitar 5 jam jika lewat daop 3 bisa mencapai 10 jam.. ya tentu sasarannya berbeda karena menyasar orang yang akan naik kereta dari purwokerto ke bandung, maklum satu-satunya pilihan ya serayu itu, atau sebagai opsi kereta bandung-jakarta selain argo parahyangan..

menikmati mentari pagi di bumi menoreh memang syahdu.. pemandangan perbukitan yang terpapar cahaya dari yang mahakuasa.. sayangnya sih kaca kereta progo ini buthek sehingga kurang asyik hasilnya di kamera.. pun mesti kena efek refleksi cahaya.. 🙄

akhirnya jam 6.31 sampai di stasiun wates.. telat 15 menit dari jadwal.. kalo mengingat keberangkatan yang sudah telat serta saat masuk stasiun sebelumnya pun sudah lebih banyak terlambatnya dibanding finish, masih bisa dimaklumi lah.. untuk kenyamanan walau suspensi enak tapi posisi duduk memang apa adanya.. tapi gimana lagi, dengan 125 ribu untuk perjalanan jakarta-jogja yang tak sampai 9 jam serta keberangkatan paling malam pasti banyak yang memilihnya.. ya meski kalo naik bus seharga itu setidaknya dapat kursi 2-2 yang pastinya lebih nyaman walau butuh waktu lebih lama di jalan dan keberangkatan masih sore.. lha selain progo, kereta malam kenanya di atas 200, memang sih masih bisa dapat nggak sampai 200 kalo bejo.. cocok bagi yang ngejar ngirit, cuma kalo untuk yang akan ada aktivitas selanjutnya di pagi hari sih nbsusanto kurang merekomendasikan kereta ini.. 🙄

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

 

Advertisements

monggo tanggapannya.....