naik kereta majapahit jakarta – solojebres karena kehabisan tiket ke jogja (lagi)

assalamu’alaikum wr. wb..

beli tiket kereta dari jakarta ke jogja untuk perjalanan long weekend memang tak bisa dadakan.. bahkan seminggu sebelum keberangkatan pun tiket sudah habis tak bersisa dari termurah hingga termahal.. memang sih kemaren awalnya tak ada rencana pulang tapi akhirnya cari alternatif lain.. oleh temen disarankan untuk turun di solo jebres saja.. boleh juga sih, soalnya alternatif lain naik kereta sawunggalih turun kutoarjo lanjut kereta jogja sudah pernah..

yap di H-6 keberangkatan pagi itu masih ada 20 tiket kereta majapahit relasi jakarta pasar senen – malang yang lewat semarang kemudian berbelok menuju solo.. santai ditinggal ngopo-ngopo, pas direfresh di web jualan tiket kok katanya habis.. waduh.. coba cek lagi di kai access yang tadi sempat terbuka.. next-next sedapetnya lah kursinya hingga keluar kode pembayaran.. 275 ribu untuk kelas ekonomi, paling mahal yang nbsusanto naiki mengalahkan rekor naik kereta krakatau dulu, tapi yowislah rapopo.. namanya juga butuh.. setelah itu nbsusanto cek lagi memang tiket sudah habis tak bersisa untuk menuju daop 6.. busyet.. memang bener ya banyak PJKA dari sono..

kereta majapahit ini dijadwalkan berangkat dari stasiun pasar senen jam 18.30.. yup waktu yang tanggung sholat maghrib yang di jakarta saat itu 18.1x.. apalagi nbsusanto nyampe stasiun juga sudah mepet.. lari-larian agar tidak ketinggalan kereta.. musholla stasiun pasar senen selain di luar adanya di sisi utara.. daripada nggak tenang dan nggak khusyuk akhirnya nbsusanto putuskan untuk maghrib di kereta majapahit yang saat itu tersedia di jalur saja..

jam 18.31 kereta majapahit meninggalkan stasiun pasar senen dengan akselerasi yang halus.. yess semoga menyenangkan sepanjang perjalanan.. oya, belakangan ini pengecekan tiket kereta memang sudah tidak dilubangi gitu ya? atau tergantung petugas? karena terkadang pas mau menyodorkan tiket, petugas sudah memberi kode kalo dicek dengan smartphone yang mungkin memang ada aplikasi khususnya..

suara berisik terdengar di kereta majapahit ini.. namun suspensi yang terpasang pada boogie K5 masih nyaman.. nah memasuki stasiun cirebon prujakan, kereta ini membutuhkan waktu 2 jam 50 menit seperti seharusnya, jadi jam 21.21 berhenti di stasiun cirebon prujakan.. cukup lama disini.. pertama kalinya di sisi utara cirebon prujakan, biasanya di selatan.. maklum di stasiun ini memang mulai terpisahnya rel ke arah daop 4 dan daop 5.. ketemu dengan kereta kutojaya utara dari stasiun kutoarjo menuju stasiun pasar senen..

perjalanan selanjutnya adalah melalui jalur ganda cirebon-semarang.. karena cukup capek dan niat simpen tenaga untuk sempitnya weekend di rumah, nbsusanto pun beberapa kali tertidur ayam.. ya entah kenapa kurang nyenyak, sampe ngeloni tas lhakok jebul atos beda dengan tas yang biasa dibawa sebelumnya sih.. 😆 selepas stasiun cirebon memang penumpang kereta ini cukup dinamis.. dari cirebon sudah pada turun, berganti orang baru.. pun begitu di pekalongan.. ya mungkin hampir sama dengan stasiun purwokerto kalo ke selatan.. nah di petak pekalongan-semarang ini terasa bergelombang.. faktor rel tidak rata atau faktor masinis dalam membawa kereta ya?

menurut jadwal, kereta majapahit berhenti di stasiun semarang tawang pada jam 00.38, namun realisasinya jam 00.33 sudah sampai.. wuih ngebut.. berhubung kereta berhenti lama nbsusanto sempatkan untuk turun dan foto-foto.. seketika memori melayang ke ramadhan 3 tahun lalu saat dapat tugas dari pak dosen untuk melakukan pencatatan waktu keluar masuk setiap kereta selama 24 jam.. bisa dibilang sampe kayak gembel disini.. untung nggak sendiri.. bisa-bisa mati gaya.. apalagi memang buta dengan semarang.. 😆

di stasiun semarang tawang ini tertulis jarak ke berbagai kota besar lain yang terhubung dengan jalur kereta melalui semarang.. nah dari situ sebenernya bisa lumayan membantu menjawab pertanyaan psikotes tentang berapa jarak jakarta dengan surabaya.. 455 + 280.. ya 735 kilometer saja untuk jalur yang dilalui, mungkin diasumsikan sejauh itulah jarak yang ditempuh kereta full pantura.. jadi pertanyaan itu diisi 700an saja kali ya jawabannya? :mrgreen:

saat turun sebentar di semarang ini pula nbsusanto menemukan ndagelnya kereta api jaman sekarang.. sedikit ulasan, tadinya livery setiap kelas itu berbeda, bahkan eksekutif saja ada argo dan satwa, kemudian bisnis, kemudian ekonomi ada orange-biru, ombak biru dan yang sering disebut nutrisari, sehingga saat melaju dapat ditebak kereta apa yang lewat.. nah 2 tahun lalu livery mulai seragam, yaitu livery kesepakatan a.k.a selendang pecut a.k.a airlines.. yang membedakan antar kelas adalah jendela dan warna pintu, dimana ekonomi orange, bisnis abu-abu dan eksekutif biru, oke lah masih bisa ditebak kelas kereta yang lewat meski untuk menebak nama kereta mulai susah.. lah di kereta majapahit ini kereta ekonomi tapi warna pintunya biru, meski mekanisme membukanya khas ekonomi.. kan aneh.. mosok untuk membedakan harus jeli mengamati panjang jendela karena pintu sama? jangan-jangan kelak ukuran jendela pun sama jadi semakin tidak bisa ditebak kecuali hafal gapeka terupdate.. 😐

kereta majapahit pun perlahan meninggalkan stasiun semarang tawang.. mulai meliuk dan nbsusanto sempat melihat keluar.. waksss keren tenan.. baru tau kalo selama ini spot foto railfans semarang di instagram lokasinya adalah tepat di timur stasiun tawang.. kayaknya asyik hunting foto disana.. ha tapi selo tenan.. kapan jal…… 😆

pada sisa perjalanan kereta majapahit malam itu lumayan bisa tidur meskipun sebenernya penasaran dengan stasiun kedungjati yang menyimpan sejarah sebagai pertemuan eks jalur kereta yogyakarta-semarang.. ya walau kalo malem juga nggak keliatan apa-apa.. ya sudahlah.. jalur ini juga tak terlalu banyak kereta yang melintas.. ya sudahlah.. bangun-bangun kereta sudah melambat dan saat cek via google maps jebul sudah dekat stasiun solo jebres.. baiklah persiapan untuk turun.. dan kereta pun sampai di stasiun solo jebres jam 3.22.. lebih cepat dari jadwal di jam 3.26.. finally solo.. tinggal lanjut ke jogja.. susahnya prameks sudah tak sampai stasiun ini lagi.. entah antara solobalapan dan solojebres harus menggunakan angkutan lain.. enaknya sih lokasi stasiun ini di dekat jalan raya solo-sragen sehingga kalo mau ke jogja kata penumpang di sebelah bisa nyegat bis jawatimuran seperti eka, mira, sumber selamat dan sugeng rahayu.. :mrgreen:

kereta majapahit, sebuah kereta ekonomi yang menghubungkan jakarta dan malang melalui semarang kemudian belok arah solo.. bisa jadi pilihan untuk mereka yang dari jakarta kehabisan tiket tujuan solo.. meskipun konsekuensinya ya tiket lebih mahal dibanding kereta yang memang stasiun terminusnya di solo, jaka tingkir misalnya.. tapi ya kalo inget krakatau tujuan akhir blitar yang sampe jogja maupun solo sama-sama kena 270 ribu ya nggak heran sih.. toh lumayan nyaman meski jam keberangkatan tanggung.. 🙂

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

Advertisements

Be the first to comment

monggo tanggapannya.....