hunting pesona daop 2 di jembatan cikubang dan terowongan sasaksaat

assalamu’alaikum wr. wb..

menggunakan weekend untuk mengasah kembali hobi foto yang beberapa bulan sempat terbengkalai.. kalau di jakarta dimana? apalagi kalo mau memadukan hobi yang lain, seperti jalan-jalan dengan untuk cari udara segar dan pemandangan yang hijau, serta hobi yang mungkin aneh bagi sebagian orang.. ndelok kereta! πŸ˜† tapi memang sih dari masa kecil dulu suka banget liat kereta, pun itu sempat tak tersalurkan cukup lama hingga akhirnya pas merantau kok akrab lagi.. :mrgreen: lalu kemana?

di jakarta dimana ya? pjl 81? kurang jauh.. ke arah merak? waduh belum ada bayangan.. gimana kalo ke daop 2 saja? menuntaskan rasa penasaran dengan jembatan cikubang yang di fotonya menarik itu? lha kok ada konco kenthir kantor yang hobinya sama.. yasudah pagi-pagi sebelum jakarta rame kami berangkat.. sama-sama belum pernah motoran ke arah purwakarta-bandung tapi nekat saja bersama alien.. pokoke modal gps bro.. tentu lewat arteri hingga sekitar kosambi lalu belok ke selatan.. terus saja ikuti gps dan sempat tanya.. opsinya sih cikubang atau cisomang, tapi masih condong ke cikubangnya..

sampai di jembatan cirangrang dan gps menandakan sudah dekat.. setelah melihat lagi ternyata di seberang itu ada jembatan panjang, setelah melalui bawah tol cipularang.. yak itu dia jembatan cikubang! tapi gimana kesananya ya? jalan besar belum akan melintas tol.. jalan kecilkah?

jebul beneran belok ke jalan kecil, bisa dikatakan jalan desa, yang kemudian melintas di atas tol cipularang.. e lha kok malah dapat pemandangan cukup syahdu, jembatan cirangrang kelihatan.. bakalan keren lagi kalo ada kereta melintas.. tapi boro-boro nungguin.. siang-siang panas disini.. πŸ˜†

finally sampe juga di jembatan cikubang.. panas tenan lha wong sudah jam 11 lebih.. πŸ˜† nyengoh sambil nunggu kereta lewat.. patokannya sih dari gapeka yang di wikipedia dan aplikasi kai access untuk melihat jadwal dari stasiun terdekat, sebagai patokan jakarta-bandung itu 3 jam.. lalu cek juga jadwal kereta lokal.. meskipun jamnya embuh.. πŸ˜†

setelah sekian lama menunggu akhirnya muncul rangkaian kereta api yang ditarik oleh lokomotif cc 206 dari arah bandung menuju arah ibukota.. bisa dikatakan ini spot menarik ketika kepala muncul dari tikungan dan terlihat beberapa kereta di belakangnya.. syahduuu..

sebuah rangkaian kereta argo parahyangan full eksekutif k1-16.. setidaknya nama argo sebenernya, bukan argo parahyangan tapi rangkaian full ekonomi premium k3-17 pasar senen.. 😐 by the way itu rangkaian asli gopar atau idle rangkaian apa ya? mengingat kadangkala gopar memakai rangkaian istirahatnya gajayana ataupun harina..

kemudian sholat dulu, cari masjid terdekat.. jalan kecil.. lha kok 2x kereta lewat pdhl sebelumnya ditunggu.. wo ya sudahlah.. setelah sholat baru balik ke sekitar cikubang.. ketemu dengan bapak-bapak bawa perkakas yang berjalan kaki dan ternyata akan nyebrang jembatan cikubang yang panjangnya 300 meter.. memang ya perjuangan untuk mencari rejeki.. lha dulu pernah nyebrang jembatan pas susur rel jalur selatan itu sekitar 40 meter aja udah keder.. 😂

lalu terdengar semboyan 35 tanda ada kereta mendekat.. sinyal arah jakarta merah, berarti akan ada kereta melintas dari jakarta.. dan bapak tadi belum selesai nyebrang.. berdua dengan temen cuma bisa memandang karena horror juga, tapi memang bapaknya sudah terbiasa.. berlindunglah di bagian pinggir jembatan yang memang disediakan untuk minggir.. tak lama kemudian terlihatlah sebuah rangkaian argo parahyangan eksekutif kaca panjang dan ekonomi k3-16 ditarik cc 206..

merasa cukup karena sudah dapat 2 arah, kami pun memutuskan untuk pindah lokasi.. yang nggak jauh sih ke terowongan sasaksaat.. melalui jalan kecil hingga sampai ke stasiun sasaksaat yang kerapkali untuk berhenti sekadar menunggu silangan untuk melintas terowongan.. setelah melalui stasiun dan jala semakin menyempit kami memutuskan jalan kaki.. sambil menikmati keindahan wesel persimpangan rel kereta api selepas stasiun sasaksaat menuju jakarta..

ternyata salah satu dari kedua jalur itu berakhir untuk sepur badug.. yap sebuah ujung rel kereta yang juga dipasang penghalang, digunakan untuk keadaan darurat misal kereta tidak dapat berhenti normal dan membahayakan.. oleh karena itu sepur badug memang baiknya jauh dari bangunan apapun..

terus meneruskan perjalanan hingga tikungan di antara Β stasiun dan terowongan sasaksaat, dimana terdapat rel paksa atau gongsol yang biasanya dipasang di tikungan atau jembatan untuk memastikan roda kereta tidak meleset dari jalur rel.. ehm, kapan ya petak ini dibangun dobel track? mosok jalur kereta cepat indonesia china jurusan jakarta-bandung bisa direncanakan untuk segera dikerjakan, sementara double tracknya kalah cepet terealisasi? 😐

sampai juga dj pos jaga stasiun sasaksaat.. sayangnya malah tidak mengambil angle sejuta umat yang terlihat pos dan terowongannya, karena komposisinya apik.. ya sudahlah begini adanya.. sempat ngobrol juga dengan bapak penjaga pos yang katanya rutin beberapa kali per shift harian menyusuri terowongan untuk memastikan tidak ada masalah di rel yang dapat menimbulkan masalah di perjalanan kereta..

sampai juga di sasaksaat, terowongan terpanjang yang masih aktif dan alinyemennya menikung.. hampir 1 km.. bayangkan gimana kalo perlu menyusuri di malam hari? biasanya bangunan seperti ini punya ceritanya masing-masing kan ya.. karena pernah denger juga orang naik kereta di atapnya, tidak sadar menuju terowongan dan akhirnya begitulah.. 😶

tak lama kemudian dari dalam terowongan muncullah sebuah lokomotif cc 206 membawa rangkaian kereta api argo parahyangan eksekutif dan bisnis.. yup memang kereta ini menjalani beberapa kali perjalanan setiap harinya, tentu ada beberapa rangkaian.. toh sekali jalan butuh waktu sekitar 3 jam.. bisa lah pp 2x.. 😂

setelah aman, karena jalur single track, muncullah lokomotif cc 201 yang membawa rangkaian kereta ekonomi pso serayu pagi dari purwokerto via bandung.. kereta yang cukup unik mengingat biasanya kereta purwokerto-jakarta melalui daop 3 cirebon yang merupakan jalur utara.. imbasnya perjalanan memakan waktu lebih panjang.. tapi bagi warga di selatan bandung yang ingin naik kereta api ke jakarta ya ini satu-satunya pilihan tanpa berganti kereta, karena kereta jalur selatan, daop 6 yogyakarta misalnya, mentok di bandung saja tidak sampai ke jakarta.. padahal kan lumayan tuh meskipun lebih lama tapi ada opsi daripada habis terus.. nggak usah reguler tiap hari, cukup saat padat saja misalnya.. *lah malah tekan ngendi ngendi omongane 😂

daop 2 bandung memang menawarkan eksotisme bagi para penikmat perjalanan.. suguhan pemandangan alam kawasan priangan dapat dinikmati dari dalam kereta yang berkali-kali melintas di jembatan beton maupun baja, dengan ketinggian yang cukup bikin keder serta panjang yang lumayan.. tanjakan, turunan dan tikungan menjadi hal yang sangat lumrah.. bagi yang belum pernah nbsusanto sarankan untuk mencoba naik kereta jakarta bandung, agar perjalanan melalui bukit dan lembah, termasuk jembatan cikubang, yang di daop 2 ini dapat menjadi pelengkap pengalaman jika sebelumnya terbiasa lewat daop 5 purwokerto.. 😁

sekian dan terima kasih.. πŸ™‚

wassalamu’alaikum wr. wb..

Advertisements

2 Komentar

monggo tanggapannya.....