jayakarta premium, kereta ekonomi dengan rasa yang berbeda

assalamu’alaikum wr. wb..

kereta yang melayani jurusan yogyakarta-jakarta sangat beragam.. dari kelas argo, eksekutif satwa, bisnis, ekonomi non pso serta ekonomi bersubsidi.. kini bertambah lagi kereta di jalur tersebut dengan armada baru, ekonomi premium.. mulai beroperasi secara fakultatif pada musim mudik lebaran 2017 dengan nama gaya baru malam selatan premium dan beberapa kali hadir kala weekend, saat ini klb gbms premium sudah masuk dalam gapeka 2017 untuk berjalan reguler rute jakarta – surabaya via yogyakarta dan berganti nama menjadi jayakarta premium..

jayakarta premium pada saat ini adalah kereta non eksekutif yang berangkat paling akhir dari yogyakarta menuju stasiun tugu.. dengan naik turun penumpang di stasiun tugu tanpa berhenti di lempuyangan, hal yang tidak biasa pada kereta kelas ekonomi, jadwal jayakarta premium adalah jam 20.37 berangkat dari stasiun tugu dan sampai di stasiun pasar senen jam 05.30.. hampir 9 jam perjalanan.. menurut nbsusanto jamnya enak karena masih bisa maghrib dan bahkan isya di rumah, meskipun rada was-was kalau kereta mengalami keterlambatan di perjalanan menuju jakarta karena bisa-bisa telat masuk kerja, maklum biasanya sampe jakarta sebelum subuh kalau naik jakatingkir.. :mrgreen:

jadi malam itu nbsusanto mencoba melakukan hal yang gagal di kepulangan sebelumnya, yaitu masuk stasiun tugu yogyakarta dari pintu timur, dengan sebelumnya mengabadikan palang pintu kereta api geser PJL 3A-3B yang cukup unik.. seharusnya palang pintu ini hanya dilewati oleh pejalan kaki serta kendaraan tidak bermotor.. namun terkadang ada pemotor yang mendorong motornya melintas disini.. shortcut daripada memutar jembatan kewek?

yang ditunggu tunggu akhirnya datang juga.. rangkaian kereta api jayakarta premium ditarik oleh lokomotif kepala bebek.. kalau tidak salah cc201, atau cc204? melaju menuju peron nomor 5.. tentu saja ketika kereta melintas peron utara stasiun tugu otomatis palang pintu area drop off jalur timur ditutup.. begitu ekor kereta sudah berlalu, nbsusanto pun segera masuk ke stasiun daripada terlambat..

sebenernya jadwal jayakarta premium masuk stasiun yogyakarta adalah jam 20.15, namun kala itu telat 6 menit.. padahal seharusnya 7 menit berikutnya masuk kereta gajayana yang nantinya diberangkatkan sebelum jayakarta premium.. wadoh alamat telat.. bener saja gajayana baru masuk jam 20.30 padahal seharusnya jadwalnya sudah berangkat jam segitu, lalu jayakarta premium menyusul jam 20.37.. gimana lagi..

setelah meletakkan barang di kursi yang akan nbsusanto tempati, nbsusanto sempatkan dulu untuk mengamati kereta jayakarta premium ini salah satunya adalah dari luar.. apalagi rangkaian k3-17 ini jejer dengan k1-16 nya gajayana di peron utara stasiun tugu.. sepintas memang mirip bentuknya.. untungnya sih liverynya berbeda karena untuk k3 premium ini tidak lagi menggunakan livery kesepakatan airlines alias selendang pecut, namun garis tegas dengan ada kuncup seperti mahkota di tengah.. setidaknya sebagai variasi agar lebih menarik bukan..

setelah gajayana meninggalkan peron 4, nbsusanto pun kembali masuk dan menuju tempat duduk karena kereta jayakarta premium segera diberangkatkan.. 4 menit berlalu dari jadwal keberangkatan seharusnya, tepatnya jam 20.41, kereta jayakarta premium ini pun mulai bergerak menuju ke arah jakarta.. startnya halus tanpa hentakan.. hanya saja memang joknya seperti k3-16 yang tidak seempuk kereta kelas bisnis..

konfigurasi kereta ekonomi premium ini pun sama dengan ekonomi plus, yaitu setengah menghadap depan dan setengahnya lagi mengadap belakang, namun tidak saling berhadapan kecuali nomor tengah saja.. bedanya adalah di kereta ekonomi premium ini terdapat fitur reclining seat yang memungkinkan tingkat kemiringan kursi penumpang dapat diatur sehingga tidak terlalu tegak.. namun tentu saja jangan terlalu miring karena ada penumpang lain di belakang, dengan jarak antar kursi yang tak sejauh kereta kelas bisnis..

nbsusanto baru menyadari kalau di bagian dekat kursi atau pinggir lorong ada garis yang mirip scorlight yang memungkinkan penumpang dapat menuruti garis keluar dalam kondisi darurat saat lampu mati.. o ya, suhu udara di kereta jayakarta premium di kursi B dan C menurut nbsusanto kok cukup dingin ya? padahal thermometer menunjuk 23 derajat celcius saja dan okupansi penuh..

sayangnya sih suspensi kurang empuk karena goncangan terasa di kursi, padahal pengakuan temen nbsusanto yang sudah 2x naik jayakarta premium nggak sebergoncang malam itu.. padahal sudah ngambil nomor kereta dan nomor kursi tengah lho.. suara dari luar juga masuk ke dalam kereta.. kemudian lampu yang menyala sepanjang malam adalah lampu utama yang sangat terang dalam kereta tanpa diredupkan sehingga kurang nyaman untuk tidur.. padahal di setiap nomor kursi tersedia lampu baca di atas lho.. apa gunanya ada lambu baca ya kalau tidak diredupkan? pernah lihat di foto instagram kalau kereta wijaya kusuma yang menggunakan rangkaian premium lampunya redup dan syahdu banget.. mosok iyo cuma 1 rangkaian itu saja?

kereta jayakarta premium terus melaju dengan beberapa kali berhenti di stasiun kecil untuk menunggu silang dengan kereta yang sudah punya jadwal duluan sebelum jayakarta premium lahir.. kadang juga berhenti sebelum stasiun, menunggu antrian sinyal masuk.. apalagi di lintas kutoarjo – kroya yang masih single track.. nbsusanto sih lumayan bisa tidur meski kadang beberapa kali terbangun.. oya, dengan jarak antar kursi yang cukup rapet kalau dapet kursi deket jendela dan mau ke kamar mandi juga nggak enak ke penumpang sebelah bagian lorong..

akhirnya jam 5.47 kereta api jayakarta premium masuk ke stasiun tujuan akhir pasar senen.. terlambat 17 menit dari jadwal jam 5.30.. masih lumayan sih meskipun kalau tiba lebih siang bikin grusa-grusu masuk kerja.. yaa mau nggak mau sholat subuhnya di dalem kereta.. keluar dari stasiun dan sampai mess kemudian kantor masih cukup.. mungkin kalau turun di jatinegara lebih enak lagi.. sayangnya di kalimalang nggak ada jalur transjakarta..

kereta api jayakarta premium.. dengan harga tiket 240 ribu rupiah untuk hari biasa, sama dengan jakatingkir, sebuah pilihan yang menarik bagi para PJKA jalur selatan.. berangkat dari yogya cukup malam sehingga masih ada waktu untuk keluarga, dan kalau sampai bisa langsung ke kantor dengan badan tidak terlalu pegal karena tersedia fitur reclining seat.. meskipun ada beberapa kekurangan yang semoga dibenahi oleh PT KAI, tampaknya ke depannya nbsusanto bakalan milih kereta ini kalau pas balik ke rantau.. 🙂

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

Advertisements

13 Komentar

monggo tanggapannya.....