race review : grandhika run 2018, lari 5,8 km membawa balon

assalamu’alaikum wr. wb..

sejak ikut superball run becakayu 2017, nbsusanto dan beberapa temen tertarik untuk ikut event event lari selanjutnya.. googling mengenai jadwal lomba lari, lokasi, biaya serta apa yang didapat.. pada umumnya ngincer medali finisher sih.. ya memang disitu daya tarik lomba lari.. 😁 namun karena agenda yang cukup padat dan hal lain, baru 4 bulan kemudian kesampaian ikut event lari yang dihelat hotel grandhika yang bertajuk grandhika run 2018..

grandhika run 2018 ini dilaksanakan pada 11 februari 2018 dengan mengambil start dan finish di kantor walikota jakarta selatan serta rute sejauh 5,8 km di atas jalan layang non tol antasari.. sebenernya sudah sejak januari nbsusanto dan kawan-kawan berencana untuk ikut tapi masih iya-atau-nggak, hingga akhirnya tak sampai menjelang dihelat baru deh daftar dengan htm sebesar 150 ribu rupiah dengan iming iming medali bagi finisher dengan waktu di bawah cut off time.. emm sudah nggak diskon lagi.. yo wis lah.. :mrgreen:

pendaftaran saat itu dihandle oleh sukarace.com, dimana calon peserta membuat akun terlebih dulu baru kemudian mengisi data.. mana kaos terbesar ukurannya tinggal M.. yowislah lanjut lalu diberikan petunjuk pembayaran, pilihannya adalah transfer ke rekening BCA atau dengan kartu VISA.. ya memang sih banyak yang pake BCA, tapi mungkin kalau ada pilihan bank lain lebih enak ya? nbsusanto sih memanfaatkan free transfer antar bank jadi nggak terlalu masalah.. :mrgreen: proses verifikasi manual perlu dilakukan meskipun telah transfer dengan kode unik dan karena malam hari baru terverifikasi keesokan harinya.. mungkin masukan bagi EO/race management untuk event apapun ke depan agar lebih mudah.. :mrgreen:

pengambilan racepack dilakukan pada h-2 s.d h-1 event.. awalnya nbsusanto mau ikut ambil tapi berhubung jadwal nggak match dengan temen yang mau barengan akhirnya nbsusanto nitip ke temen lain dengan membawakan surat kuasa.. yang didapatkan adalah sebuah tas punggung tali seperti biasa lomba lari yang berisikan brosur lomba serta iklan sponsor dan BIB yang berupa kertas biasa tanpa chip serta kaos lari yang ternyata sisa S tok, untungnya cukup dan nggak ngepres.. mengingat lari menggunakan tas itu nggak nyaman, nbsusanto akali dengan menalikan talinya agar pendek untuk race nanti dan isinya cukup hp, dompet dan topi untuk jaga-jaga kalau hujan.. kemudian tidur karena esok hari berangkat ba’da subuh.. jarak nggak terlalu jauh dan start yang dimulai jam 6.30 membuat kami tidak jadi berangkat jam 4..

sampai di lokasi event sekitar jam 6.. hal pertama yang nbsusanto cari adalah toilet agar saat race nggak kebelet, serta air minum yang bukan isotonik agar perut tidak mules.. toiletnya ketemu dan lancar, kalo air liatnya kok isotonik, ada sih botol air minum tapi kayanya kebanyakan kalo sebotol.. tahan dulu saja lah.. toh paling tidak dalam sejam lagi sudah dapat minum.. saat itu kami bertanya-tanya, apa kudu semua peserta membawa balon? hadeh.. ya sudahlah dapet 1 balon dan diiket ke tas..

busyet pesertane akeh nemen.. iki piye start e.. mau merangsek ke depan juga susah dan nggak enak sama yang sudah dari pagi menempatkan diri.. toh nbsusanto realistis juga daripada menutupi mereka yang pace nya lebih cepat.. konsekuensinya adalah terhambat di keramaian.. pemanasan dan peregangan dulu agar otot tidak kaget.. lalu menjelang 6.30 dinyanyikan lagu indonesia raya selanjutnya start grandhika run dilakukan jam 6.31.. nyalakan aplikasi tracker dan masukkan tas kemudian masuk ke kerumunan..

benar saja terhambat karena gapura start grandhika run cukup sempit padahal area start cukup lebar sehingga tidak bisa langsung lepas dan yang di pinggir harus ke tengah.. mungkin masukan selanjutnya bagi penyelenggara lomba lari, optimalkan lebar gapura menyesuaikan area start agar tidak terjadi penumpukan yang memperlambat prosesi start.. nbsusanto sih memanfaatkan itu untuk jalan kemudian lari-lari kecil begitu terurai.. pokoke strategi start adalah secukupnya saja agar tidak kehabisan tenaga di tengah maupun akhir.. apalagi begitu keluar dari kantor walikota jakarta selatan langsung disambut tanjakan naik jalan layang non tol antasari dan langit mendung sedikit meneteskan airnya.. oya dengan adanya balon yang bergerak mengikuti arah angin itu rawan kesrimpet dengan pelari lain.. untungnya sih kemaren walau mepet nggak sampai nyantol.. :mrgreen:

menyalip dan disalip itulah yang terjadi.. berusaha mempertahankan kecepatan di antara berbagai kecepatan lari yang ada.. jalan 2 lajur itu awalnya nbsusanto kira untuk searah dalam berlari, eh lhakok jebul di depan itu puter balikan.. masih agak jauh sih tapi terlihat pesepeda yang mengawal pelari terdepan telah membuka jalan.. welok banter banter yo.. hingga akhirnya nbsusanto melihat panitia yang membawa rambu puter balik.. oya kalo dari segi penunjuk rute, cukup jelas kok.. sayangnya tidak ada penanda kilometer, setidaknya per 2 km sebagai perkiraan untuk mengatur kecepatan.. yo wis lah..

namanya juga fun run, ada spot-spot untuk berfoto termasuk berlatar hotel grandhika.. kalau nbsusanto sih memang nggak foto di jalur karena memang pengen menikmati momen larinya.. lalu waterstation di jalur lomba ada 2 buah yang dapat dimanfaatkan oleh peserta.. oya beberapa kali ditemui peserta dengan kostum unik bertema hotel karena memang grandhika run 2018 ini juga mengapresiasi mereka yang berfoto maupun kostum unik dengan beberapa hadiah.. ada yang sampai kesusahan lari tapi malah jalan bisa show off.. :mrgreen:

area lomba di atas flyover antasari di hari minggu tentu saja steril dari mobil kecuali ambulans, namun tentu masih ada beberapa orang non peserta yang melintas entah itu lari maupun nyepeda.. panitia dengan sigap mengarahkan mereka dengan halus agar tidak sampai mempengaruhi jalannya lomba.. siip lah.. sudah di area puter balik dan nbsusanto berada di kecepatan sedikit di atas awal awal lomba.. hingga akhirnya sudah diarahkan turun dari flyover antasari.. lho? wis meh finish di 5,8 km to?

mau lari lebih kenceng di turunan malah medeni.. baiklah nbsusanto tahan dan begitu datar dikeluarkan semua tenaga yang tersisa.. belajar untuk start tanpa terburu-buru, kecepatan stabil namun semakin cepat dan mengakhiri dengan strong finish itu nggak mudah.. dan saat menginjak gapura finish nbsusanto pun turunkan kecepatan berpindah ke lari pelan dan jalan cepat dulu agar otot tidak kaget, sembari mengambil hp dan menghentikan catatan di aplikasi tracker.. kemudian menuju booth refreshment yang berisikan pisang, air mineral dan minuman isotonik lalu diberikan medali finisher grandhika run 2018 dan dilanjut mencari tempat duduk yang wenak untuk meluruskan kaki dan menikmati makanan minuman serta hiburan..

lha setelah dibuka pake nike+ run club kok jaraknya 5,48 km saja? saat diimport ke strava dan melihat record peserta lain ternyata juga tidak sampai 5,8 km.. welhah.. kalo di catatan ini nbsusanto membutuhkan waktu 35 menit 23 detik sehingga pace reratanya 6 menit 28 detik.. jelas masih kalah dengan banyak orang tapi setidaknya lumayan lah karena target awal pokoknya di bawah 40 menit.. perlu banyak ditingkatkan lagi untuk mencapai 5 km sebelum 30 menit.. setidaknya dapat pengalaman bahwa berlari bersama banyak orang itu nggak sembosenin kalo lari sendiri apalagi di pinggir jalan.. 😆

grandhika run 2018.. sebuah fun run yang kalau menurut nbsusanto berjalan cukup baik meskipun perlu ada beberapa hal yang ditingkatkan.. setidaknya memberikan pengalaman berlari yang terjangkau baik secara harga, jarak serta lokasi.. beberapa hal yang dapat menjadi catatan untuk rutinitas berlari maupun event selanjutnya.. 😀

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

Advertisements

Be the first to comment

monggo tanggapannya.....