menjemput mentari dan menikmati pagi pantai pangandaran

assalamu’alaikum wr. wb..

setiap pagi selalu jemputlah rejeki.. tidak selalu berupa materi, mungkin sudah cukup sekadar mentari.. terkadang kita lupa untuk senantiasa bersyukur padaNya.. contohnya, berapa kali dalam setahun bisa menyempatkan diri untuk menikmati lukisan dari sang pencipta? berbekal langit senja yang cerah, nbsusanto mempersiapkan untuk berburu mentari pagi di kawasan wisata pantai pangandaran.. cek peta dan memutuskan untuk pantai timur pangandaran saja..

 

berangkat beberapa menit setelah subuh, sudah lumayan dekat dengan jadwal matahari terbit.. menyusuri jalan dari penginapan di pantai barat ke arah selatan dan berbelok ke timur.. belum ada bayangan tempat seperti apa, yang pasti ada parkiran langsung tempatkan kendaraan disana dan persiapkan kamera.. kok dari belakang warung sudah terlihat banyak perahu nelayan berlatar sebuah gunung.. sik-sik.. timur lautnya pantai pangandaran itu gunung slamet bukan ya?

cahaya kekuningan semakin menguat namun di arah terbitnya matahari tertutup awan tebal.. hmm, kudu diakali ini nanti.. memang fotografi landscape itu bergantung dengan cuaca, namun kalau masih ada celah, kenapa tidak? sambil mencoba berbagai sudut dan obyek yang menarik.. disana ada beberapa gubug tengah sungai, mungkin sebagai sarana panen ikan?

sudah cukup banyak pengunjung pantai timur pangandaran yang berburu mentari pagi.. pada umumnya mereka berpose dengan latar berwarna kekuningan, entah itu difotokan ataupun selfie.. nbsusanto sih masih santai saja mengabadikan apa yang bisa diabadikan dan sesekali minggir memberi kesempatan orang lain untuk mengambil angle di sekitar nbsusanto.. yo ben gentenan.. toh malah bisa ngfoto kabut tipis yang masih terlihat di pegunungan sisi utara kan ya.. :mrgreen:

sepagi itu, saat mungkin sebagian orang masih terlelap, sudah ada yang bergerak untuk mengail rejekinya.. kala mentari pagi adalah suatu hal yang sangat langka dan jadi tontonan bagi orang kota, para pencari rejeki ini sudah menganggapnya biasa.. urip ki wang sinawang kok.. πŸ˜€

meskipun tidak terlihat saat matahari mulai muncul di ketinggian sama dengan tanah karena mendung tebal, saat mulai meninggi dan awan bercelah, sinarnya pun sedikit menyeruak di antaranya.. efeknya? ray of light dipadu dengan pantulan kuning keemasan di air laut tentu saja.. meskipun memang kalo mau angle ini kudu pasang lensa tele mengingat jarak bangunan itu cukup jauh dari bibir pantai..

mentari semakin meninggi dan nbsusanto memilih balik ke sekitar pantai pangandaran sisi barat karena lebih banyak human interest yang mungkin diambil disini.. sebenernya lebih karena perut kurang bersahabat sih.. πŸ˜† keluar dari penginepan langsung jalan dan dari pantai pangandaran ini terlihat sebuah gunung lagi di barat laut.. iki gunung opo yo? cukup tinggi begitu.. mosok iyo gunung ciremai? atau apa?

 

hiburan yang tersedia pun banyak.. tak cuma bermain pasir dan air laut.. beberapa di antaranya adalah naik kuda menyusuri garis pantai pangandaran.. atau kalo mau bermain-main tinggal bawa bola saja, malah bisa buat bareng-bareng.. selain itu pemandangan perahu-perahu yang beraktivitas tetep saja menarik untuk dinikmati..

berikut galeri foto pagi hari di pantai pangandaran yang sempat nbsusanto abadikan :

pantai pangandaran, sebuah obyek wisata kondyang dari jaman baheula di dekat perbatasan jawa barat – jawa tengah.. masih tetap eksis karena eksotisme dan fasilitas yang dimilikinya.. pemandangan saat senja maupun sunrise hingga pagi tetep juara.. mau nginep tinggal pilih hotel yang mana.. mau makan juga tinggal berhenti di restoran mana.. meskipun memiliki jarak 60 km dari jalur utama jawa barat – jawa tengah yang kalo malem cukup syahdu dilalui, semua seperti terbayar..

sekian dan terima kasih.. πŸ™‚

wassalamu’alaikum wr. wb..

Advertisements

2 Komentar

monggo tanggapannya.....