cerita lari di milo jakarta international 10k, ramainya rebutan 2000 medali emas

assalamu’alaikum wr. wb..

beberapa bulan lalu saat rajin menyimak event lari di jakarta atau jogja, tertulis sebuah event bertajuk milo jakarta international 10k, suatu gelaran lari 5k dan 10k yang memang setiap tahun diselenggarakan dan banyak yang menyebut sebagai gelaran lari 10k terbaik.. penasaran kan, nbsusanto menunggu dibukanya pendaftaran.. apalagi, htm nya cukup terjangkau untuk ukuran jakarta, 150 ribu rupiah untuk 10k dan 100 ribu rupiah untuk 5k.. serasa di jogja.. 😁

antisipasi slot habis, nbsusanto segera mendaftar milo jakarta international 10k.. ngajak temen-temen di awal belum pada daftar, hanya 1 saja yang 5k.. begitu slot habis mendekati event biasanya baru pada nanyain.. wkwkwk.. yang pasti mendekati hari H adanya info perbedaan medali bagi 2000 finisher pertama 10k dan setelahnya itu menarik.. 😁

nah pada form pendaftaran diberi pilihan estimasi finish berapa menit, dimana di jarak 10k, Pen A untuk di bawah 40 menit, pen B 40-50 menit, pen C 50-60 menit dan pen D > 60 menit.. realistis pencapaian terbaik di 10k adalah 65 menit saat metroTV heritage run di bulan maret, berkali-kali lari 10k setelahnya pun susah mendekatinya, mentok di 67-68 menit.. nbsusanto pilih pen D saja agar tidak menghalangi para pelari yang PB 61-62 menit dan mengejar < 60 menit.. target sih PB dengan minimal finish strong.. 😂

untuk event miloji 10k ini nbsusanto tidak ada persiapan khusus dan terstruktur, hanya berusaha rutin berlari.. apalagi ada bulan puasa juga, otomatis jarak 10k pun terbatas.. rata-rata hanya 5 km saja untuk menjaga kondisi badan.. daripada dipaksakan malah ngedrop maneman ibadah puasanya.. kok ya ndilalah, sekitar seminggu sebelum event kok badan malah kurang fit.. tapi tetep berusaha untuk ikut dong.. toh racepack sudah diambil juga.. 😂

racepack sendiri isinya produk-produk dari milo berupa susu kaleng siap saji, koko krunch, dan brosur dari sponsor lain.. untuk kaos miloji 10k 2018 ini dipasok oleh trijee, seperti jogja marathon 2018 lalu.. cukup enak dikenakan.. seperti biasa pula, kaos evet yang nbsusanto gunakan untuk berlari di event tersebut.. biar seragam dan terpakai.. wekekeke.. kalau celana cukup yang murah saja beli di pasar.. sportwatch Garmin VA3 pun dibawa untuk kontrol kecepatan.. yang sempet bingung adalah sepatu, mau pakai yang lebih responsif tapi rada keras atau yang biasa.. setelah nimbang-nimbang, akhirnya pakai league ghost runner saja yang sudah sangat familiar.. berangkat dari bekasi jam 4an, dengan asumsi subuh disana atau di jalan agar nggak kesulitan parkir dan nggak buru-buru..

sampai di lokasi milo jakarta international 10k di kawasan epiwalk mencari tempat subuh.. tanya ke panitia letak masjid/musholla terdekat ternyata pada bingung karena tidak tersedia musholla untuk peserta.. mungkin karena hanya ada 5k dan 10k dengan jam start jam 6 kali ya.. akhirnya ikut bapak-bapak menuju ke antv untuk nebeng sholat disana.. setelah itu langsung menuju lokasi start.. jebul pen D uadoh banget dari garis start.. sudah lumayan rame juga.. okelah nbsusanto lebih memilih pemanasan dulu agar tidak cedera daripada meringsek ke barisan depan pen D tapi kurang pemanasan.. lalu terlihat ada pelari dengan baju bertulis pacer 65 menit.. oke niatnya ngejar itu saja.. nah, menjelang start rantai penghalang antar pen dibuka sehingga mulai maju..

sudah jam 6 dan tidak juga terdengar aba-aba start tapi kami sudah bisa berjalan maju.. terus saja hingga terlihat beberapa pelari sudah meninggalkan garis start, sementara itu masih banyak di belakang.. ya, start 10K dan 5K berbarengan, hanya dibagi oleh estimasi waktu saja.. waaaw.. terus ke depan hingga jam 6.11 nbsusanto menginjak garis start dan nyalakan gps.. saat itu penunjuk waktu sudah menampilkan angka 7 menit.. niatan mengejar pacer pun menjadi tidak realistis lagi karena mau nggak mau harus memangkas keterlambatan start itu sendiri.. berarti bakal banyak banget yang finish di bawah 60 menit dong ya dari pen A, pen B, dan pen C?

meninggalkan garis start kondisinya ramai, masih banyak yang berlari pelan.. nggak masalah sih selama nggak jejer dan ngobrol yang menghalangi peserta lain.. di kilometer pertama memang godaan, apakah berlari cepat seperti beberapa peserta lain atau jangan keluarkan semua kemampuan dulu.. dilemanya kalau terdorong dari belakang.. alhamdulillah bisa menjaga laju di pace 6:50.. di kilometer pertama ini pula mulai dipisahkan antara 5 km yang diarahkan menggunakan jalur cepat dan 10 km yang di jalur lambat jalan rasuna said.. selepas tanda 2 km yang memang hampir sama dengan di gps, jalur memutar balik ke arah utara dan tersedia water station berupa air mineral.. nbsusanto skip saja.. seperti biasa, aspal menjadi basah dan sampah wadah minuman berserakan.. hadeh..

kilometer tiga.. empat.. pace masih terus membaik.. berimpitan dengan jalur 5k sebelum mereka belok menuju garis finish.. sementara itu saat gps bergetar tanda 5 km, nbsusanto tak melihat plang.. tak jauh dari situ water station kedua.. saat gps hampir menunjukkan 6 km, baru plang 5 km.. waduh kok ra bener.. ben wae lah yang penting jaga kecepatan.. jalanan aspal tentu saja cukup enak sebagai landasan berlari, namun karena di lokasi tersebut sedang ada pembangunan terkadang harus menginjak aspal rusak maupun tambalan beton yang memang biasanya kurang nyaman.. untungnya sih tidak ada aktivitas proyek pada pagi itu, pun begitu tidak ada kesemrawutan rebutan jalan antara pengguna jalan dengan para pelari.. salutlah dengan manajemen lalu lintasnya..

antara km 5 ke 6 menurut gps ini nbsusanto sudah melihat beberapa pelari di seberang jalan hampir finish.. welok tenan.. sementara itu setelah plang mulai dihajar oleh tanjakan di jembatan rasuna said.. beberapa pelari memilih untuk berjalan kaki.. sementara itu nbsusanto masih tetap usahakan untuk berlari meskipun lebih pelan hingga keluar dari jalan rasuna said menurun menuju jalan latuharhari terlihat plang kilometer 7.. lhoh ra enek 6 e? ๐Ÿ˜† di gps pun sudah menunjukkan 7 km.. pace mulai melambat.. pun begitu dengan kilometer berikutnya saat kembali melewati jembatan rasuna said di arah sebaliknya tentu saja dihadang oleh tanjakan.. di tengah jalur menanjak ini terdapat water station ketiga di dekat plang kilometer 8, nbsusanto putuskan untuk skip lagi saja.. tanggung daripada berantakan.. masih menjaga pace tidak sampai 7, kecuali saat tanjakan.. :mrgreen:

memasuki kilometer 9 milo jakarta international 10k, nbsusanto bisa menaikkan pace lagi.. jujur rasanya mulai berat tapi masih juga tercapai di bawah 6:30.. disini masih banyak nyelip dan diselip pelari lain, suatu hal yang seringkali menjadi motivasi seperti “jangan kalah sama pelari yang itu”.. :mrgreen: memasuki kilometer terakhir kembali ramai.. disini kecepatan mau tidak mau malah menurun.. niat finish strong masih ada hingga belokan dari jalan aspal rasuna said ke paving blok jalan menuju epicentrum.. ramai banget jebul.. sesekali masih bisa kencang tapi tetep terhalang oleh peserta lain yang memang sudah jalan kaki.. ya nggak bisa nyalahkan siapa-siapa.. salah sendiri nggak kenceng.. apalagi kemudian berbagi dengan jalur 5k lagi yang ada cone nya sehingga mau nggak mau jalur menyempit nggak bisa leluasa nyelip.. ๐Ÿ˜†

getaran garmin penanda 10 km telah terasa namun garis finish belum terinjak.. wakss.. saat menginjak sensor garis finish milo jakarta international 10k tertulis 10,11 km dan penanda waktu 1:13:31 dari gun time, atau 1:06:28 dari sensor ke sensor kalo kata garmin.. tidak sebaik pencapaian metrotv heritage run secara waktu, pun tidak sestrong event-event sebelumnya saat finish.. namun bagaimanapun semua patut disyukuri.. lha gimana tidak, ternyata di depan sudah antrian pengambilan medali serta refreshment.. hasilnya adalah pisang dan air mineral masing-masing 2 karena butuh isian, lalu medali biasa karena bukan 2000 paling awal menginjak garis finish.. wadaw.. lha njug sik oleh 2000 ki sepiro lek? mana cuma ada 3 banjar antrian yang ramai banget hingga saling berdesakan.. mungkin efek terlalu dekat dengan garis finish juga ya? kalau misalnya agak jauh dengan memanjangkan pagar pemisah antrian mungkin akan lebih tertata rapi..

nbsusanto tidak ada refreshment lain di milo jakarta international 10k ini, misalnya minuman yang ada rasanya seperti susu atau isotonik.. baca di artikel peserta lain katanya ada milo tapi nbsusanto tidak melihat ada arahan kesana.. lalu nggrundel berikutnya adalah melihat beberapa peserta dengan Pen A dan Pen B yang finish di belakang, kalo Pen C sih masih agak dimaklumi.. mbokyao kiro-kiro to masbro mbakbro, kalau memang biasanya lari di atas 60 menit jangan pilih posisi start dengan target finish di bawah 50 menit.. menghalangi pelari lain di belakang.. padahal di form pendaftaran tertulis permintaan untuk mengisi dengan jujur.. apalagi saat melihat hasil resmi, ada beberapa pelari dengan waktu finish sama atau lebih dari chip time nbsusanto tapi beda dengan guntime nya lebih kecil.. berarti dia start di depan kan.. padahal kalau baca-baca lagi ada beberapa keluhan tentang pelari Pen D menginjak garis start lebih dari 5 menit dari dimulainya lari.. efek 10 ribu peserta ya? :mrgreen:

overall, Milo Jakarta International 10K adalah suatu event yang menarik untuk diikuti dengan beberapa catatan kekurangan yang semoga menjadi perbaikan ke depannya.. kalau tahun depan bisa mempertahankan harga murah, jalur steril, medali yang berkualitas kemudian meningkatkan manajemen lokasi finish, pembekalan lokasi penting seperti musholla dan toilet pada panitia di lapangan, arahan menuju refreshment minuman yang tak cuma air mineral, tentu saja akan menarik minat penggemar lari.. apalagi ditambah kesadaran para peserta akan target finish penentu lokasi start yang realistis serta ketertiban membuang kemasan air di tempat pengumpul sampah selepas water station.. ya semoga ke depannya lebih baik dan akan banyak event terjangkau lainnya agar gaya hidup sehat bisa menular ke semua orang.. ๐Ÿ˜€

kalo menurut flybys strava nbsusanto seperti ini keseruan event ini : MiloJI10Kย 

sekian dan terima kasih.. ๐Ÿ™‚

wassalamu’alaikum wr. wb..

Advertisements

Be the first to comment

monggo tanggapannya.....