pengalaman tes AcEPT UGM, susah juga setelah lama tak diasah

assalamu’alaikum wr. wb..

TOEFL sudah cukup dikenal di berbagai kalangan, utamanya akademisi maupun lapangan pekerjaan karena biasanya mensyaratkan nilai tertentu.. namun tes bahasa inggris tidaklah itu saja.. UGM memiliki tes bahasa inggris tersendiri yang disebut AcEPT.. selain untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa maupun umum yang berlaku selama 2 tahun, pada saat ini AcEPT digunakan sebagai salah satu syarat mendaftar di program Pascasarjana.. tes AcEPT ini diselenggarakan oleh Pusat Bahasa UGM setiap hari rabu 08.00-11.00 dan 13.00-16.00, kecuali hari libur..

Pembayaran

alur untuk mengikuti tes AcEPT ini dimulai dari proses pembayaran.. untuk saat ini biaya mendaftar tes AcEPT sebesar 150 ribu rupiah, sudah naik dari april lalu yang masih 125 ribu.. pembayaran di bank BNI menggunakan data tanggal lahir untuk mendapatkan password login web pendaftaran.. nbsusanto pernah menanyakan bisa bayar dimana dan untuk jangka waktu berapa, dijawab bahwa bisa via teller di semua cabang BNI.. setelah bayar bisa dipakai dalam waktu 2 bulan, sehingga nggak langsung daftar tes juga nggak papa meskipun tentu saja untuk 1 x tes..

Pendaftaran

langkah selanjutnya untuk mengikuti tes AcEPT adalah mendaftar di web AcEPT.. pendaftaran dibuka pada H-5 tepatnya pada jam 9 pagi.. karena kuota yang cepat habis, kalau tidak salah 140 per sesi dengan 2 sesi pada 1 hari, maka kudu cepet-cepetan.. itulah kenapa lebih baik membayar beberapa hari sebelum pendaftaran dibuka.. benar saja begitu dibuka, jumlah pendaftar bertambah cukup cepat dan tidak sampai 1 jam kuota sudah penuh.. isi semua form dan lakukan cetak kartu peserta.. nanti tempelkan pula foto 4 x 6..

hari-H tes AcEPT

nbsusanto memilih tes jam 13.00 agar tidak terburu-buru setelah turun dari kereta.. lokasi parkir bisa di lembah UGM jadi lebih baik datang sebelumnya.. lumayan kan kalau yang muslim bisa dzuhur dulu di masjid kampus UGM atau di musholla Fakultas Ilmu Budaya.. lokasinya cukup mudah ditemukan kok.. kemudian spare waktu masih bisa untuk ke kamar kecil serta menitipkan tas karena tidak boleh dibawa masuk ruangan.. 1 spot saja sehingga kalau mepet khawatirnya sudah padat.. hanya diijinkan masuk membawa kartu peserta dan kartu identitas saja karena seperangkat alat tulis pensil 2B, rautan serta penghapus sudah disediakan panitia.. lokasi tes AcEPT di beberapa ruang di lantai 2 dan 3, peserta diminta mengecek ruang mana terlebih dahulu..

masuk ke dalam ruang yang model kursinya jadi satu dengan meja sehingga memang hanya ada space kecil.. lembar jawaban komputer dan soal pun mulai dibagikan.. seperti pada umumnya tes, pengisian harus bersama-sama dan dipandu oleh pengawas.. mengisinya adalah dengan menghitamkan bulatan seperti saat UN maupun SNMPTN dulu.. kalau yang sudah lama tidak praktek mungkin bisa latihan agar terbiasa dan tidak menghabiskan banyak waktu.. tes AcEPT ini terdiri dari 5 bagian dan total pengerjaan sekitar 2,5 jam.. waktu pengerjaan dibagi per bagian tanpa boleh menyentuh bagian lain seperti biasanya.. tidak ada pengurangan skor kok kalau salah..

Bagian Tes AcEPT

1. Listening (20 soal)

bagian listening ini menggunakan speaker di ruangan, bukan headphone per orang.. di bagian ini sempat kaget jebul sudah dimulai.. sebenernya pengucapan masih cukup jelas untuk dicerna tapi tentu butuh untuk selalu dilatih kan.. sementara itu nbsusanto paling dengerin bahasa inggris di lagu, review gadget maupun film namun semuanya juga terbatas.. wkwkwk.. pastikan telinga bersih sehingga pendengaran tidak terganggu.. lancar? alhamdulillah diisi semua walau sebagian ngawur.. 😆

2. Vocabulary (30 soal)

pada bagian ini sudah mulai pusingnya.. mungkin karena memang kurang persiapan serta perbekalan, nbsusanto merasa cukup susah.. maklum banyaknya cuma baca the jakarta post dan review-review gadget berbahasa inggris.. terbukti saat hasil keluar memang tidak setinggi orang lain.. jujur kalau inget paling yang yakin cuma berapa soal.. strateginya tetep kerjakan yang mudah dulu, yang susah belakangan.. sisanya asal menghitamkan di akhir waktu bagian ini.. 😆

3. Grammar and Structure (40 soal)

untuk mempersiapkan grammar, nbsusanto belajar dari basic english grammar yang kebetulan dishare oleh seorang temen.. mengisi bagian-bagian kosong dari kalimat dengan opsi jawaban yang tepat.. kalo sudah kuat berbagai model present, past, perfect, dan lain-lain harusnya tidak ada masalah disini.. namun kalau dadakan belajarnya masih rawan tertukar-tukar.. perlu memahami konteks kalimatnya memang..

4. Reading (40 soal)

reading selalu menjadi bagian tes yang cukup melelahkan.. memang strateginya janganlah baca full teks nya dulu mengingat biasanya cukup panjang untuk beberapa soal.. lebih baik baca pertanyaannya dulu sehingga fokus pada baris-baris kalimat yang perlu dibaca.. kecuali memang sudah jago bahasa inggris dan jago nangkap bacaan baru mengerjakan soal.. daripada harus baca 2 kali tentu memakan waktu, apalagi waktu yang tersedia cukup terbatas..

5. Composing Skill (40 soal)

bagian terakhir dari tes AcEPT adalah kemampuan menyusun kalimat yang benar dari berbagai pilihan yang ada.. dibanding bagian yang lain nbsusanto merasa lebih enjoy mengerjakan bagian ini.. sering membaca tulisan berbahasa inggris cukup membantu meskipun mirip-mirip dengan bahasa indonesia.. walaupun begitu, lagi-lagi harus berpacu dengan waktu.. nbsusanto belum sempat membaca semua soal saat waktu akan habis.. akhirnya diisi semua saja siapa tau ada yang bener.. :mrgreen:

Pasca Tes dan Pengumuman

setelah selesai kemudian soal dan lembar jawab ditarik.. peserta pun diijinkan keluar ruang dan hasil tes AcEPT akan dirilis pada H+8 lalu sertifikat bisa diambil sehari setelahnya.. oya, antrian ambil tas cukup panjang sehingga nbsusanto pilih sholat ashar dulu saja.. rasanya pusing dan capek.. apalagi mengingat yang yakin hanya berapa soal saja yang benar.. kalau sampe nilainya rendah kudu ngulang waduh.. daripada kepikiran berkepanjangan nbsusanto menuju GSP.. larikan saja! cukup 25 menit dan sudah dapat efek endorfin.. sudah pasrahkan saja pada gusti Allah.. 🙂

Bagaimana agar nilai tes AcEPT tinggi?

waduh kalau ini nbsusanto juga bingung lhawong kemarin sampe pusing dan khawatir nilai rendah.. tapi memang, banyak belajar dan berlatih akan bermanfaat.. nbsusanto baca-baca artikel dan grammar sedikit banyak membantu kok.. tak perlu harus semua selesai dikerjakan.. tetap tenang dan jangan sampai kelaparan saat mengerjakan.. nggak usah spaneng.. kalo 1 soal nggak bisa ya di skip dulu ngerjakan yang bisa.. asal jangan semua di skip.. lalu jangan pedulikan peserta lain yang sudah selesai 1 bagian di saat waktu masih tersisa dan kita belum selesai.. bikin drop.. soalnya nbsusanto kemarin sempet begitu.. pokoknya dinikmati semua prosesnya dan disyukuri hasilnya.. 🙂

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

Advertisements

monggo tanggapannya.....