Trans Jogja sudah ujicoba sampai Pakem, semoga semakin meningkat trayek dan pelayanannya

assalamu’alaikum wr. wb..

Trans Jogja, sebuah moda transportasi perkotaan di kawasan kota Yogyakarta berbasis bus.. sudah belasan tahun beroperasi, namun memang okupansinya belum dapat menyamai Trans Jakarta.. ada beberapa faktor yang mempengaruhi, di antaranya adalah jangkauan trayek yang terbatas, jarak antar bus yang cukup lama, letak halte yang berjauhan, dan lain-lain.. nbsusanto pernah menulis tentang pengalaman naik Trans Jogja disini.. nah di artikel kali ini nbsusanto bermaksud sedikit mengutarakan apa yang di pikiran ketika melihat beberapa bus Trans Jogja yang melaju di trayek baru yang diuji coba pada beberapa bulan terakhir..

memang sejak beberapa waktu lalu terdengar wacana perluasan layanan bus Trans Jogja menuju kawasan dengan tarikan perjalanan yang cukup tinggi.. kebetulan saat ke Sleman nbsusanto sempat bertemu dengan bus Trans Jogja di Jalan Kaliurang atas.. tidak hanya satu saja selama perjalanan dari kawasan Ngemplak sampai dengan ring road.. awalnya nbsusanto menduga bus yang di kaca depannya masih terpampang tulisan “UJI COBA” ini hanya ada beberapa mengingat kondisi masih pandemi Covid-19, namun ternyata bertemu dengan banyak bus dan jarak antar bus nya pun cukup rapat.. istri saja sampai nggumun, kok tidak sampai 5 menit sudah ketemu bus lagi.. kalau di trayeknya sendiri tertulis Bandara Adisucipto-Pasar Pakem sehingga memang tidak full sampai ujung Jalan Kaliurang karena sempat ketemu di Maguwo juga.. tapi entah kenapa lebih banyak bus dari selatan menuju utara dibanding arah sebaliknya..

menjadi menarik karena nbsusanto menjadi kepikiran, kenapa jarak armada ujicoba sudah cukup rapat begitu belum beroperasi penuh? memang ada rencana menggunakan banyak armada untuk menarik calon penumpang kah pada saat sudah operasional penuh nantinya? atau memang bermaksud menarik hati warga masyarakat? tidak bisa dipungkiri, di sekitar Jalan Kaliurang banyak terdapat potensi perjalanan seperti area perumahan, kos-kosan, kontrakan, pasar, kampus, kantor, kafe, dan lain-lain.. apabila nantinya tersedia layanan transportasi umum yang mudah dijangkau, tersedia sesuai kebutuhan, bertarif murah, dan waktu perjalanan singkat tentu saja dapat menarik minat para pelaku perjalanan untuk beralih dari kendaraan pribadi.. namun jangan sampai ketika beroperasi nanti sudah tidak semenarik saat uji coba..

ya, pembenahan transportasi umum adalah salah satu kunci untuk mengurangi tingkat kepadatan jalan raya.. pembatasan kendaraan pribadi maupun pembuatan jalur satu arah masih kurang efektif jika tidak dibarengi dengan transportasi umum yang menarik dan mampu memenuhi kebutuhan para pelaku perjalanan.. harapan ke depan untuk Trans Jogja, semoga ke depannya trayek yang dilalui semakin beragam, halte semakin mudah dijangkau, jarak antar bus cukup rapat, dan tentu waktu perjalanan bisa lebih singkat dibandingkan kendaraan pribadi, setidaknya dalam waktu dekat roda 4 dan jika ada prioritas di simpang maka bisa lebih cepat dibandingkan roda 2.. apalagi nanti jika sudah terintegrasi dengan sistem transportasi lain sehingga mau kemanapun menjadi lebih mudah dan tidak repot.. jangan sampai hangat-hangat tahi ayam dimana saat ujicoba maupun awal program terlihat menjanjikan, namun semakin lama bukannya meningkat malah terjadi penurunan..

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

Be the first to comment

monggo tanggapannya.....