review laptop MSI PS42 setelah satu tahun penggunaan

assalamu’alaikum wr wb..

februari 2021.. sudah setahun pandemi Covid19 mewabah di seluruh dunia.. hampir setahun juga Indonesia (tanpa) lockdown dan hampir semua institusi pendidikan masih menerapkan pembelajaran jarak jauh.. dampaknya, laptop maupun hp pun bekerja cukup keras.. begitupun laptop MSI PS42 nbsusanto yang telah memasuki usia satu tahun lebih..

seperti laptop-laptop yang pernah nbsusanto pakai sebelumnya, biasanya ada review setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu.. padahal sih tidak semua laptop yang nbsusanto pakai itu milik nbsusanto.. 🤣 tapi setidaknya menulis dengan bebas apa adanya.. dan kini saatnya menulis review tentang MSI PS42 setelah penggunaan satu tahun.. dalam tulisan beberapa waktu lalu lalu dibahas overview singkat laptop MSI PS42.. sekarang waktunya lebih mendalam apa yang menyenangkan dan pengalaman kurang enak bersama laptop ini..

laptop MSI PS42 ini dilengkapi dengan software MSI Creator Center untuk mengatur skenario penggunaan baterai, pemilihan mode warna pada layar yang cukup beragam, kalibrasi baterai, monitoring sistem, dan mode kreator.. kecepatan kipas pun dapat diatur sehingga jika ingin sunyi tinggal pakai silent mode.. kalau butuh performa tinggi ya tinggal mode sport.. meski begitu, kipas bawaan memang tidak begitu berisik..

saat masih sekitar 3 bulanan, MSI PS42 sempat mengalami masalah yaitu seringkali adapter jaringan tidak terdeteksi.. yang merepotkan, tidak tersedia port LAN di laptop ini.. pilihan pertama yang bisa dilakukan adalah menggunakan tethering usb dari hp maupun mendownload installer melalui laptop teman untuk kemudian dicopykan dengan flashdisk.. sudah berkali-kali install-uninstall driver, kadangkala waras namun tiba-tiba bermasalah lagi.. frustasi, nbsusanto pun beli network adapter USB.. cukup menggelikan memang laptop masa kini kok masih butuh network adapter external.. untungnya secara tidak terduga, masalah pada network adapter ini benar-benar menghilang padahal troubleshoot yang dilakukan masih seperti biasa dalam jangka waktu tidak terlalu lama.. alhamdulillah laptop normal kembali.. network adapter USB pun bisa dipasang di PC rumah..

selama setahun pandemi Covid19, MSI PS42 ini dominan digunakan untuk keperluan online, terutama untuk nge-zoom.. sejauh ini sangat lancar apabila koneksi internet tidak rewel.. yang kadangkala menjadi masalah adalah saat kamera dinyalakan.. posisi webcam yang terletak di bawah layar mengakibatkan angle yang kurang bagus apabila dibandingkan dengan penempatan yang konvensional.. selain itu, posisi di bawah layar seringkali menimbulkan backlight sehingga perlu menempatkan diri di tempat yang tepat saat akan menyalakan kamera..

terkait ketahanan baterai, nbsusanto jarang mencharge sampai 100% karena memang efeknya kurang bagus untuk baterai.. MSI PS42 ini telah dilengkapi dengan fitur cut off charging di sekitar 50-60%, jadi memang nbsusanto seringnya kabel listrik nyolok terus tanpa pernah baterai melebihi 60%.. saat butuh digunakan tanpa menggunakan colokan dan menggunakan skenario super battery, MSI PS42 ini bisa bertahan lebih dari 4 jam dan masih bisa untuk menghandle software AutoCAD 2020 student version meskipun pengalaman penggunaan softwarenya tidak semulus menggunakan skenario high performance.. untuk browsing dan office sewajarnya saja tentunya sudah lebih dari cukup..

satu hal yang paling menyenangkan dari laptop MSI PS42 ini adalah bobotnya yang sangat ringan.. jauh jika dibandingkan dengan laptop keluaran beberapa tahun lalu.. bahkan dibandingkan produk lain di kelas harganya, MSI PS42 ini masih lebih ringan.. bagaimana tidak, nbsusanto letakkan di timbangan digital dan angka menunjuk dari 1,17 kg saja.. bener-bener tidak memberatkan untuk dibawa kemana-mana.. hampir sama dengan membawa tumpukan kertas yang tidak terlalu banyak.. dimensinya yang cukup tipis pun hemat tempat di dalam tas.. cocok untuk mobile.. sayangnya pandemi Covid19 ini membuat keunggulan di bagian ini tidak bisa terlalu dieksplorasi..

ukuran keyboard memenuhi cukup banyak tempat, dampaknya adalah sangat nyaman digunakan untuk mengetik.. keempukannya pun pas.. meskipun memang setiap tuts terlihat cukup besar dan membuat touchpad hanya punya tempat sempit.. tidak masalah karena nbsusanto lebih sering menggunakan mouse.. toh jikapun menggunakan touchpad juga masih cukup enak.. kehadiran backlight pada keyboard cukup membantu untuk mengetik menyesuaikan kondisi pencahayaan.. ada 3 tingkatan intensitas nyala backlight, namun hanya 1 warna saja.. keberadaan tombol power yang terpisah dengan keyboard sangat membantu karena selama ini nbsusanto sudah autoklik kanan atas jika akan mengakses tombol delete..

untuk layar, nbsusanto puas.. resolusi full HD 1920×1080 dan memungkinkan teks terlihat lebih kecil untuk mengakomodasi luasan yang lebih besar.. perbedaan mode warna deisgner, sRGB, office, game, dll cukup jelas.. sesuaikan saja dengan kebutuhan dan kenyamanan mata.. nbsusanto sendiri lebih suka karakter warna designer, meskipun di beberapa software tertentu nbsusanto menggantinya dengan mode lain..

pada bagian audio, nbsusanto memang tidak berekspektasi tinggi.. memang pada dasarnya nbsusanto bukan sound enthusiast, ditambah realistis saja, laptop tipis dengan budget terbatas mau dijejali sound system seperti apa sih? bagi nbsusanto yang penting sudah cukup untuk youtube an sambil bekerja.. terdapat software Nahimic jika akan mengutak atik pengaturan bass, treble, dan lain-lain.. nah kalau memang sedang pengen mendapatkan pengalaman lebih menyenangkan, nbsusanto langsung menyambungkannya ke speaker Polytron PMA 9300 ataupun TWS Mifa X8..

fitur lain di MSI PS42 yang sudah nbsusanto gunakan adalah fingerprint yang terletak di bagian touchpad.. biasanya hanya digunakan untuk keperluan sign in saja.. pengaturannya mudah dan pada saat digunakan cukup efektif seperti fingerprint pada umumnya.. untuk slot Card Reader, bagi nbsusanto sudah pas karena ukuran kartunya adalah SD Card.. cabut memory dari Sony A6000 bisa langsung dipasangkan ke laptop..

upgrade yang sudah nbsusanto lakukan adalah penggantian RAM DDR4 menjadi 8 GB karena saat digunakan untuk berbagai software seperti AutoCAD dan membuka browser memakan RAM yang cukup besar.. ya diganti karena memang hanya ada 1 slot ram di MSI PS42 ini.. Rbarangkali ada yang mau maharin RAM 4 GB DDR4 copotan laptop ini? pemakaian nggak sampai setahun lho.. monggo.. ๐Ÿ˜†

berhubung port yang tersedia cukup terbatas, nbsusanto beli beberapa aksesoris untuk membuat laptop MSI PS42 ini mudah terkoneksi dengan yang lain.. hanya ada 2 port USB tipe A terasa merepotkan jika akan ngeprint dari flashdisk.. maka dari itu USB Hub merupakan hal yang cukup penting menurut nbsusanto.. berhubung ada 2 port USB tipe C, maka nbsusanto belikan USB Hub Tipe C yang bercabang menjadi 4 buah USB Tipe A.. lumayan lah sewaktu-waktu butuh transfer antar flashdisk pun lebih mudah..

selain itu, dengan absennya port VGA, maka nbsusanto memilih beli adaptor HDMI to VGA sehingga memudahkan untuk disambungkan dengan proyektor maupun monitor yang tidak ada kabel HDMI nya.. hal ini cukup membantu karena di awal masa pandemi nbsusanto sempat menggunakan monitor bekas untuk WFH sehingga bisa 2 layar..

apalagi ya? nampaknya review satu tahun penggunaan laptop MSI PS42 sudah tertulis semua.. jika ada yang terselip nanti nbsusanto update lagi.. intinya sih nbsusanto cukup puas dengan laptop MSI PS42 ini.. alhamdulillah.. semoga awet dan menjadi partner yang mumpuni untuk berkarya di berbagai bidang yang ditekuni.. ๐Ÿ™‚

sekian dan terima kasih.. ๐Ÿ™‚

wassalamu’alaikum wr. wb..

Be the first to comment

monggo tanggapannya.....