test ride e-bike Polygon Gili Velo, cocok untuk bersepeda keliling kota

assalamu’alaikum wr. wb..

masih cerita tentang sepeda dari program test ride ebike Polygon di jaringan Rodalink, nbsusanto penasaran dengan sepeda berbentuk unik.. sebuah sepeda urban dengan ukuran roda 20″ yang berdesain mirip dengan varian Mini Velo.. ya, sepeda Polygon Gili Velo.. bedanya pada sepeda ini sudah dilengkapi dengan electric pedal assist..

sepeda ini cukup mencuri perhatian nbsusanto.. pun begitu saat dibahas di grup WA juga tidak hanya nbsusanto yang tertarik.. tampilannya memang untuk kota-kota, namun ternyata kemampuannya tidak bisa dipandang sebelah mata.. hanya saja sepeda ini bukanlah folding bike, meskipun kalau untuk dibawa masih berukuran lebih ringkas daripada MTB..

pada seri e-bike ini Polygon Gili Velo dilengkapi dengan groupset Shimano campuran 8 percepatan, yaitu RD Shimano Claris dan shifter Shimano Altus.. memang sepintas dengan harga 14 jutaan biasanya sudah dapat groupset yang lebih tinggi.. tapi mengingat sepeda ini dilengkapi electric pedal assist yang memungkinkan kayuhan lebih enteng (diklaim hingga jarak 80 km), tentu saja menjadi masuk akal..

jika biasanya bagian rangka bawah ebike cukup tebal dan agak jomplang, di Polygon Gili Velo ini dapat didesain sedemikian rupa sehingga tetap terlihat proporsional dengan ukuran bodynya.. nampaknya bagian motor listrik diletakkan di bagian roda belakang, membuatnya terlihat berbeda dengan Polygon Path E5.. ukuran ban 20×2,0 membuatnya terlihat tebal.. sistem pengereman dipercayakan pada sistem cakram hidrolis dari Tektro..

shifter pedal assist Polygon Gili Velo berada di stang sebelah kiri seperti ebike pada umumnya.. tersedia 5 mode electric pedal assist yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.. tentu konsekuensinya adalah torsi yang besar atau penggunaan daya yang lebih hemat.. menurut staf Rodalink, sepeda ini dapat dipacu hingga 32 km/jam sebelum motor listrik berhenti bekerja demi alasan keselamatan..

masuk ke sesi test ride.. kesan pertama saat menaiki Polygon Gili Velo ini adalah ergonominya yang cukup nyaman.. ukurannya cocok untuk postur kebanyakan orang Indonesia, dimana ketika kurang tinggi tinggal naikkan seat post saja.. seperti kalau menggunakan sepeda lipat lah.. bobotnya ya memang tidak seringan sepeda pada umumnya sehingga kalau dijinjing memang lebih berat, tapi saat dikayuh memang ringan karena ketolong motor listriknya..

pengoperasian pedal assist mudah.. saat dikayuh, hentakan pedal assistnya lebih galak dibandingkan Polygon Path E5 namun lebih kalem dibandingkan Polygon Kalosi Miles, sehingga Polygon Gili Velo ini cocok untuk kota-kota.. tapi dengan mode pedal assist yang tertinggi, tentunya tarikan sepeda ini menjadi lebih galak dan berani diajak ngebut.. sayangnya kemarin hanya di area parkiran Rodalink YK saja sehingga belum tereksplorasi sepenuhnya untuk setidaknya Jalan Jogja-Solo atau Jakal km 14 untuk membuktikan limit 32 km/jam maupun mode pedal assist tertinggi..

Polygon Gili Velo ini dibanderol dengan harga sekitar 14,5 juta rupiah.. 2x lipatnya harga Polygon Mini Velo Zeta yang dilengkapi groupset Shimano Tiagra namun minus electric pedal assist.. dari penempatan harga tersebut nampak bahwa segmen pasar yang disasar lebih spesifik.. kalau membutuhkan sepeda Polygon yang dilengkapi electric pedal assist, maka Gili Velo ini adalah pilihan dengan harga paling terjangkau, bobot paling ringan dan memakan tempat paling sedikit jika dimasukkan ke dalam mobil.. jalanan datar maupun tanjakan sudah bukan menjadi masalah besar bagi yang menggunakan e-bike, kecuali kalau kehabisan baterai.. jadi jangan lupa di cas dulu.. 😁

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

2 Komentar

monggo tanggapannya.....