Konsumsi BBM Yamaha Fazzio, Tes Hingga 200 km Memang Irit!

assalamu’alaikum wr. wb..

Yamaha Fazzio memang fenomenal.. selain bentuknya yang menarik ala skuter Italia, banyak orang yang penasaran dengan mesinnya, termasuk konsumsi BBM nya.. setelah muter-muter sejauh 200 km dengan Ziyo silver, nbsusanto putuskan untuk kembali ke SPBU agar bisa segera dihitung..

jenis bahan bakar yang nbsussnto gunakan pada tes pengujian konsumsi BBM Yamaha Fazzio ini adalah Pertamax 92.. kenapa bukan yang lain? ya karena memang berdasarkan spesifikasi mesin serta ketersediaan di lapangan, bahan bakar dengan ron 92 ini paling realistis.. apalagi ini milik dek bojo..

kemudian, mode pengendaraan yang nbsusanto terapkan pada tes pengujian konsumsi BBM Yamaha Fazzio memang mengacu pada indikator Eco Riding.. maklum motor juga kilometernya masih sangat rendah sehingga ini sekalian sambil inreyen.. sesuai buku panduan agar awet.. mungkin kelak ada perhitungan dengan mode pengendaraan bar-bar..

meskipun mengikuti indikator Eco Riding, jalan yang nbsusanto lewati merupakan kombinasi berbagai jalan dan kecepatan yang mungkin dilakukan banyak orang.. jalan ndeso sambil momong di Bantul dengan kecepatan rendah dan kadang naik bukit, jalan antar kota di Kulon Progo dengan kecepatan 60an kpj, jalan dalam kota Yogyakarta dengan stop and go..

selanjutnya, metode perhitungan konsumsi BBM Yamaha Fazzio ini adalah full to full.. metode mudah diterapkan dan sering nbsusanto gunakan serta bisa dibuktikan orang lain.. isi full, nolkan trip meter, dibawa jalan hingga jarak cukup jauh (target awal 100-150 km, eh tembus 200 km), lalu isi full lagi dan minta struk, lalu cek trip meter, hitung deh..

setelah jalan 202,8 km, ternyata butuh diisi bensin pertamax dengan nilai rupiah 31.950.. ya 3,55 liter saja.. maka konsumsi BBM Yamaha Fazzio adalah sebesar 202,8/3,55 = 57,1 km per liter.. wow.. 😳 irit untuk ukuran matic.. bahkan tercatat sebagai yang paling irit yang pernah dites dan ditulis di dolanotomotif.com hingga artikel ini terbit..

sementara itu ternyata aplikasi Y-Connect pun dapat mencatat konsumsi bahan bakar.. namun, aplikasi hanya mencatat pada saat Yamaha Fazzio tersambung dengan smartphone.. ketika tidak konek, maka datanya tidak dapat terekam.. kebetulan kemarin sempat menyambungkan Realme 8 Pro selama beberapa km dan berikut hasilnya..

59 km per liter.. bacaan pada aplikasi sedikit lebih tinggi dibandingkan konsumsi BBM real menggunakan metode full to full.. memang sering terjadi bahwa bacaan di MID beberapa kendaraan lebih tinggi jika dibandingkan metode full to full.. ya bisa dimaklumi karena hanya terekam sepanjang 21 km dari total perjalanan 200 km..

apabila dibandingkan dengan hasil pengujian yang telah dilakukan beberapa blogger, memang konsumsi BBM Yamaha Fazzio hybrid connected berada di kisaran angka yang hampir sama dengan nbsusanto.. tentu bukan adu irit karena hasilnya pasti berbeda.. toh nbsusanto juga melakukan perhitungan setelah jalan sejauh 200 km..

alhamdulillah dengan angka tersebut, dek bojo lumayan senang.. maklum, dia memang mencari motor yang setidaknya dapat 50 km per liter karena jarak yang akan ditempuhnya sekitar itu.. untuk konsumsi BBM Yamaha Fazzio pada saat indikator Eco Riding tidak menyala semoga dapat direalisasikan setelah servis pertama nanti..

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

About nbsusanto 1033 Articles
Nur Budi Susanto - https://dolanotomotif.com/ seorang blogger yang menggemari otomotif, jalan-jalan, fotografi, teknologi, transportasi, dan kereta api. silakan tinggalkan komentar, kritik, dan saran atas tulisan saya. boleh juga japri saya di kankkunkblog@gmail.com.

9 Komentar

    • buahahahaha iyo irite asyik pancen mengingatkan pada supra.. beda dikit mbek vario juga.. iki lagi ngetes skupi..

      bbm macet-macetan nunggu pas bojoku wis mlebu ketoke iso kang.. ndilalah kerjo ning sekitar kampus kita.. iso lah memberi gambaran kombinasi bantul-kota yk.. wkwkwkw

    • siapp.. udah ada materi sih tentnag riding review.. cuma masih saya kompilasi biar lebih lengkap aja ehehehe..

      betul nampaknya mode bar-bar masih tembus 50 km per liter di jogja.. jakarta bisa lah 45-50..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*