riding experience new vario 110 fi, si lampu futuristik yang gesit

assalamu’alaikum wr. wb..

saat fun riding AHM – KOBOYS kemaren, perjalanan pulang akhirnya dapat merasakan new vario 110 fi yang sudah menganut LED headlamp..nah, walau hanya dari semanu, gunungkidul hingga astra jombor, sleman, bisa lah sedikit memberi testimoni gimana rasanya new vario 110 fi..

??????????

pertama kali impresinya adalah melihat bagaimana remote response yang menunjukkan keberadaan motor di parkiran yang telah diadopsi oleh vario 110 fi ini..

video tersebut diambil oleh mas fauzi, pengasuh blog http://justsafetyriding.wordpress.com/

mengingat waktu semakin sore, si vario 110 cbs fi ini pun distarter..ternyata masih bersuara “blethak”..tidak mengadopsi ACG Starter ala Vario 125 Fi..

nah, pertama kali tentu merasakan feeling gas serta rem new vario 110 injeksi yang sudah menganut teknologi combi brake system..menarik mengingat klaimnya combi brake system pada vario ini bekerja dimana saat rem belakang ditarik, maka rem depan akan turut tertarik dengan proporsi tertentu..nah, asalkan perawatannya optimal, hal ini tentunya membantu kemampuan pengereman..oiya, sepintas vario 110 fi ini memang terasa beat fi..apalagi mesinnya tidak lagi menggunakan radiator seperti jaman vario 110 karburator.. 🙄

IMG_2447

mulai jalan..trek dari semanu memang tidak seekstrim tanjakan jalur saat menuju pantai sundak maupun di sekitar pantai klayar..namun, tentunya tetep nggak mengganggu eksplorasi kemampuan vario 110 fi ini..

nah, saat dari posisi berhenti dan si vario 110 fi cbs ini mulai digas, ternyata sangat responsif..akselerasinya menghentak..pastinya mencukupi untuk srunthulan di jalan raya.. #ehh :mrgreen: maksudnya untuk akselerasi selepas dari lampu merah cukup cepat..namun, kebalikannya, setelah respons yang cepat dan enak akselerasi tersebut, di putaran atas vario 110 ini performa mesin biasa saja..apalagi bila dibandingkan vario 125 Fi di putaran atas, walau di putaran bawahnya menang..

tentunya kalo bawa motor memerlukan pengereman..membuktikan teknologi cbs, nbsusanto beberapa kali mempergunakan rem belakang yang ternyata membuat tuas rem depan enteng..ternyata klaimnya terbukti..walau hasil pengereman akan lebih optimal jika rider tidak hanya mengandalkan CBSnya.. *maklum kebiasaan bawa tricolore, seringnya pake rem depan tok :mrgreen: * performa rem dari vario 110 fi ini cukup pakem..cukuplah untuk kebutuhan harian..sempat sih di ring road timur nbsusanto mengerem mendadak sampai keluar bunyi decitan karena menghindari pengendara lain, dan alhamdulillah tidak kenapa-kenapa dan vario 110 fi ini tetap berada di jalurnya.. joss!

touring jogja-pacitan vario 110 fi (7)

 

untuk manuver, beberapa sedulur koboys mengakui kalo vario 110 ini cukup enak ditekuk di tikungan dibandingkan vario 125..entah kenapa nbsusanto kok masih belum bisa menikmati..rasanya masih nurutan vario 125 Fi..mungkin kebiasaan pake motor bebek kali ya yang secara dimensi nggak jauh beda dengan vario 125 Fi.. :mrgreen: memang sih terasa shockbreakernya nggak seempuk vario 125 Fi, makanya wajar lebih enak untuk tikungan.. 🙂

kemudian ke faktor kenyamanan..nah disini nbsusanto merasakan sisi minus di vario 110 Fi dibandingkan vario 125 Fi..legroom di vario 110 Fi lebih sempit dan tidak selega vario 125 Fi, dimana saat nbsusanto dengan tinggi sekitar 169cm pake WTF kaki hampir lurus dan terasa nyaman, di new vario 110 ini harus lebih nekuk dan nggak nyaman..karena faktor tersebut, nbsusanto coba menyenderkan kaki di footstep boncenger di vario 110 Fi..ternyata nekuknya juga nggak nyaman..berbeda dengan WTF yang tetep nyaman saja saat riding dengan posisi kaki berada di footstep boncenger.. 🙄

touring jogja-pacitan vario 110 fi (6)

dari berbagai sisi yang nbsusanto rasakan tersebut, nbsusanto bisa sedikit menyimpulkan bahwa penggunaan Vario CBS 110 FI ini akan lebih enak saat dipakai stop and go di dalam kota dan jarak pendek karena akselerasinya..sementara itu untuk jarak jauh, Vario 125 FI masih lebih unggul di sisi tenaga yang halus saat dipanteng kecepatannya serta di sisi kenyamanan rider..

oiya, untuk pembahasan lampu LED nya di artikel lain ya..kemaren pas foto-foto lampu, kebetulan kamera di cas sehingga pake kameranya sedulur koboys yang sedang nggak dipakai njepret dan sampe artikel ini ditulis belum ngopi foto-fotonya..

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

Advertisements

14 Komentar

monggo tanggapannya.....