test ride e-bike Polygon Kalosi Miles

assalamu’alaikum wr. wb..

setelah cukup puas merasakan Polygon Path E5 dengan kondisi test ride yang ada, nbsusanto pun bergantian dengan teman untuk mencoba sepeda lain.. kali ini giliran Polygon Kalosi Miles yang nbsusanto coba.. Kalosi Miles sendiri merupakan e-bike terbaru dari Polygon yang baru saja dirilis pada tahun ini dengan bentuk yang lebih menyerupai MTB pada umumnya dan tidak dilengkapi berbagai aksesoris seperti Path E5.. sepeda ini memiliki tagline “Explore Your Comfort Zone”..

kesan pertama yang nbsusanto dapat, Polygon Kalosi Miles ini MTB pada umumnya dengan batang di rangka tengah bagian bawah cukup besar.. mungkin tidak banyak orang yang tau bahwa sepeda ini merupakan e-bike hybrid.. memang desainnya sama sekali tidak mencolok.. padahal pada rangkanya telah ditanamkan sebuah baterai Li-ion berkapasitas 418 Wh yang diklaim mampu menempuh jarak bersepeda hingga 95 km.. untuk limiter kecepatan pada sepeda ini sama dengan Polygon Path E5, yaitu 32 km per jam dengan 5 mode pada electric-pedal assist.. beratnya sendiri mencapai 22 kg..

Polygon Kalosi Miles menggunakan groupset Shimano Altus dengan crankset 1 speed berukuran 44T dan gear belakang 8 percepatan berukuran 12-32T.. pengereman dipercayakan pada rem cakram hidrolik dari Tektro.. ban yang digunakan berukuran lebih sempit daripada Xtrada 5 nbsusanto, yaitu 1,75″ dari Schwalbe.. seperti Polygon Gili Velo, sepeda ini dilengkapi motor listrik yang diletakkan di bagian roda belakang..

test ride.. posisi ridingnya seperti menggunakan MTB biasa.. ergonomi cukup nyaman untuk berkendara biasa, namun kalau untuk riding lebih ngebut ataupun lebih jauh, tentu saja jangan bandingkan dengan roadbike.. bagi nbsusanto, posisi stang sepeda ini lebih cocok dibandingkan Polygon Path E5.. hal ini sangat tergantung pada postur dan gaya pengguna sih sehingga tidak bisa menjadi 100% patokan..

nbsusanto pun mulai mengayuh sepeda Polygon Kalosi Miles di area parkiran Rodalink YK yang areanya cukup terbatas.. bener-bener galak responsnya, melebihi Polygon Gili Velo maupun Polygon Path E5.. hanya saja ya area pengetesan terbatas.. memindahkan mode ke penggunaan electric pedal assist yang lebih tinggi, tentu saja butuh medan datar dengan trek panjang ataupun medan menanjak untuk membuktikan seberapa menyenangkan berkendara dengan Polygon Kalosi Miles, misalnya dieksplorasi di jalan arah Nanggulan.. oya nbsusanto belum mencoba ebike yang lain lagi sehingga mungkin feeling dari pengguna ebike berbagai model dan merk dapat berbeda..

Polygon Kalosi Miles ini dibanderol dengan harga 17 juta rupiah.. sebuah angka yang dapat menunjukkan bahwa kelas yang disasar memang spesifik.. bagaimanapun sepeda dengan electric pedal assist memang tidak murah, namun cocok bagi pengguna sepeda yang menginginkan sepedanya memiliki tambahan tenaga pada saat dibawa ke tanjakan maupun perjalanan jarak jauh.. apalagi ukuran bannya tidak terlalu lebar sehingga jikapun tanpa menggunakan pedal assist masih cukup oke, meskipun bobot dari sepeda ini dapat menghambat.. bentuknya pun masih tidak terlalu mencolok mengingat pada saat ini model rangka sepeda memang banyak yang unik..

terima kasih Rodalink dan Polygon untuk kesempatan menjajal 3 ebike nya.. semoga besok ada kesempatan untuk test ride dengan berbagai jenis jalanan sehingga dapat mengeksplorasi berbagai kelebihan sepeda-sepeda tersebut..

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

Be the first to comment

monggo tanggapannya.....