Review Poco X3 Pro Indonesia pada pemakaian awal, apik ya!

assalamu’alaikum wr. wb..

perkembangan teknologi smartphone memang pesat.. kalau mau mengikuti memang seakan tidak ada habisnya.. nbsusanto selama ini hanya mengikuti perkembangan saja dan menggunakan Asus Zenfone Maxpro M1 hingga di bulan Mei malah hpnya jatuh dari ketinggian 1 meter dengan layar menghadap ke bawah.. secara fungsi masih normal tapi jika tempered glass dilepas bisa rontok.. ada titik hitam yang semakin melebar pula.. kepikir untuk memperbaikinya, nbsusanto pun sambil cari-cari referensi hp baru dan nanti si Asus agar dapat digunakan ibuk..

Masa Pencarian HP yang Pas

di awal nbsusanto berpikir untuk mencari merk Korea, tapi memang di harga 2-3 jutaan pilihan dari Pocophone lebih menarik.. Poco M3 di 2 juta bawah, Poco X3 NFC mepet 3 juta, dan Pocophone X3 Pro di 3 jutaan.. mau tidak mau memang budget kesitu karena spek hp di bawah 2 juta tidak terasa upgrade dari Maxpro M1, bahkan yang lebih rendah banyak.. sudah terlanjur nyaman dengan speknya yang sangat mumpuni untuk berbagai aplikasi.. setelah baca-baca, lho Pocophone X3 Pro kok pakai chipset Snapdragon 860.. chipset yang biasanya baru tersedia pada harga menengah ke atas.. kameranya pun katanya sudah mumpuni meskipun masih di bawah seri X3 NFC.. apalagi ada splashproof IP53 dan Gorilla Glass 6..

Unboxing

nbsusanto sempat bingung dengan X3 Pro atau X3 NFC.. namun dengan kelebihan chipset dan spek penyimpanannya, nbsusanto menjatuhkan pilihan pada varian X3 Pro.. mantapkan hati dan dibayar hingga unit Pocophone X3 Pro pun mendarat di tangan.. nbsusanto sempatkan untuk membuat video unboxing yang sudah diupload di channel dolanotomotif berikut..

kelengkapan dari paket penjualan Poco X3 Pro ini standar saja hp masa kini.. hanya berupa hp, adaptor, kabel data, kartu garansi, buku petunjuk, sim ejector, silicon case, dan kartu ucapan terima kasih telah membeli produk ini.. oya, pada layar Pocophone X3 Pro ini telah terpasang screen protector dari sononya.. adaptor atau kepala charger sendiri berukuran besar dengan kapasitas fast charging 33 watt dengan interface USB tipe C..

Kesan Pertama

ukurannya besar dan lebih berat dibandingkan hp sebelumnya.. bagian kamera tebal dan nongol mengingatkan pada hp pertama Himax Pure II, namun ini silicon bawaan juga nongol untuk mengantisipasi kamera jadi bagian pertama yang bersentuhan saat diletakkan.. letak fingerprint di samping, tepat pada tombol power.. perlu penyesuaian dulu karena di Maxpro maupun Xiaomi Redmi 3 Pro di belakang semua.. setelah dicoba-coba, untuk fingerprint di samping memang lebih pas diakses menggunakan jempol.. sementara kalau terletak di belakang lebih mudah dicapai dengan telunjuk.. bagaimanapun fitur ini selain mengamankan hp juga mengurangi mencet tombol power..

nbsusanto sendiri memilih varian Pocophone X3 Pro 6/128 karena diperkirakan dengan kapasitas tersebut masih mumpuni hingga waktunya hp mengalami kerusakan di masa depan.. tentu saja untuk saat ini kapasitas terasa besar.. hasil restore dan install berbagai aplikasi masih menyediakan ruang yang lega..

ketika dinyalakan, nbsusanto tidak asing lagi.. tampilan MIUI yang memang sudah familiar karena pakai Redmi 3 Pro dari 2016 dan belum tewas, meskipun sudah banyak menurun kemampuannya.. seperti menemukan beberapa interface dan experience yang tidak ada di Asus Maxpro M1, meskipun terkesan banyak fitur yang bagi nbsusanto entah untuk apa jika dibandingkan Asus.. diuninstall juga nggak bisa.. wahh.. tapi setidaknya tidak seramai bloatware hp dengan garansi distributor.. oya, android bawaan Poco X3 Pro ini adalah Android 11 dengan MIUI 12.0.2 yang begitu dinyalakan akan tersedia versi 12.0.3 yang siap didownload..

Game dan Benchmark

yang selanjutnya dicoba adalah……. ngegame dan benchmark.. performa Poco X3 Pro tidak perlu diragukan lagi.. bermain NFS No Limits dan Asphalt 9 sangat lancar dan memuaskan dengan grafis yang bagus.. hanya mungkin untuk main Asphalt 9 dalam jangka waktu agak lama hp Pocophone X3 Pro menjadi lebih hangat.. namun tidak ada fungsi yang berkurang.. paling baterai yang cepat berkurang saja.. oya Asphalt hanya selingan, NFS No Limits adalah game yang jauh lebih sering nbsusanto mainkan.. untuk game FPS nbsusanto tidak bisa berkomentar karena memang bukan genre yang nbsusanto minati.. 😅

iseng cari Antutu Benchmark yang sudah nggak ada di Playstore menggunakan GetApps bawaan.. sekalian instal aplikasi benchmark yang masih menjadi favorit di kalangan enthusiast.. kombinasi Snapdragon 860, Adreno 640 serta UFS 3,1 pada Poco X3 Pro 6/128 menghasilkan nilai mencapai 500 ribuan.. untuk pengetesan frame per second pun nampak di atas..

sementara itu hasil Geekbench 5 menghasilkan nilai OpenCL 2803, memang berada di antara Snapdragon 855 dan 865.. sementara aspek single core di nilai 742, di antara Exynos 990 dan Snapdragon 855.. untuk aspek multicore Poco X3 Pro menghasilkan angka 2174 yang malah berada di bawah Snapdragon 855 namun di atas Snapdragon 845.. sebagai catatan, hasil benchmark antar device bisa berbeda nilainya, bahkan 1 hp pada waktu yang berbeda.. sehingga ini bukan patokan utama, tapi bisa sebagai gambaran umum..

Kamera

kamera sejauh ini cukup untuk kebutuhan harian.. setting resolusi mode normal untuk kamera wide adalah 12 MP yang sudah sangat cukup.. sementara itu untuk penggunaan lensa ultra wide, resolusi menjadi 8 MP.. masih cukup bagi nbsusanto yang pada umumnya hanya menikmati foto di layar tanpa dicetak.. resolusi layar juga paling nggak sampai 2K.. iya sih memang kadang crop foto dari resolusi tinggi.. untuk kamera masih butuh banyak eksplorasi di berbagai pengaturan dan keadaan.. berikut foto perbandingan lensa wide dan ultrawide dari kamera Poco X3 Pro..

Poco X3 Pro Wide Lens
Poco X3 Pro Wide Lens
Poco X3 Pro Ultra Wide Lens
Poco X3 Pro Ultra Wide Lens

fitur kamera Poco X3 Pro pun menurut nbsusanto cukup lengkap, tersedia resolusi 48 MP, mode malam, mode pro dengan berbagai pengaturan yang dapat diubah, format RAW, serta berbagai tambahan lain yang perlu waktu untuk dieksplorasi semuanya..

pada kesempatan lain di pagi hari nbsusanto bawa si Poco X3 Pro ini untuk lari dan gowes melewati sawah sekalian ngetes kamera.. lumayan juga.. hanya saja nampaknya tetep butuh piknik kalau mau tau banyak hal tentang kamera hp ini.. 🤣

Baterai

baterai yang digunakan pada Poco X3 Pro ini besar.. di hari-hari pertama, daya tahan baterai untuk penggunaan game normal tidak jauh berbeda dengan Asus yang telah berusia 2 tahun.. mungkin kalau penggunaan normal bukan gamers bisa lebih awet.. namun data penggunaan baterai meskipun masih fluktuatif karena selanjutnya menjadi kuat lebih dari 1,5 hari padahal sering main NFS No Limits tapi jarang membuka browser..

nah, pada aspek charge baterai, adaptor bawaan Poco X3 Pro ini mampu mengisinya dengan sangat cepat.. dari keadaan mati dan tanpa dinyalakan hingga 100% penuh membutuhkan waktu 69 menit.. sedikit lebih lama dibandingkan klaim dari Xiaomi dimana 0-100% hanya butuh 59 menit saja, ya memang banyak faktor yang dapat mempengaruhi.. yang pasti fast charging sangat membantu bagi yang perlu mobile dengan jangka waktu berhenti dan mengecas hanya sebentar.. meskipun ya memang kalau mau menikmati fitur ini di saat tidak menggunakan adapter asli ya butuh powerbank yang memang telah didesain untuk itu..

Fitur Lainnya

yang nbsusanto suka dari Xiaomi adalah berbagai gesture shortcutnya.. untuk screenshot tinggal tap 3 jari di layar ke arah bawah maka akan tersimpan.. dampaknya tidak banyak momen yang hilang saat nbsusanto mengabadikan momen unik saat ngegame akibat cari tombol screenshot.. namun sampe sekarang nbsusanto belum mengkonfigurasi double tap untuk mengunci layar seperti di Asus Maxpro.. setidaknya, Xiaomi selalu menyediakan tombol shortcut kunci tombol yang selalu nbsusanto letakkan di kanan bawah.. lumayan turut mengurangi penggunaan tombol power..

saat nbsusanto masih mempelajari berbagai fitur yang ada di Poco X3 ini, ternyata ada step counter built in..  lumayan untuk menghitung langkah per hari.. nbsusanto dibandingkan secara langsung dengan Garmin Vivoactive 3 dengan membawa hp ini untuk lari, ternyata perbedaan pembacaannya tidak sampai 1%! mantap tenan.. cocok untuk pengingat bahwa harus bergerak aktif agar sehat, bisa dengan jalan kaki ataupun berlari..

Kesimpulan

Xiaomi Poco X3 Pro.. dengan berbagai hal yang nbsusanto rasakan termasuk kelebihan dan kekurangannya, pantas saja dia disebut The Beast.. kurang dari 4 juta dan dapat seri 860.. mungkin itu juga yang menyebabkan ada fitur lain yang harus dikompensasi.. bagi pencari performa hp dengan budget di bawah 4, Poco X3 Pro memang paling menarik.. bagi yang mencari keseimbangan, nampaknya Poco X3 NFC pun sudah cukup.. kalau mau 5G, Oppo A74 yang masuk di range harga segitu.. kalau mau dapat semuanya paling optimal, silakan menyediakan dana sepuluh juta lebih untuk Samsung Galaxy S21 ataupun Iphone 12.. 🤣

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

6 Komentar

1 Trackback / Pingback

  1. Realme 6 Pro, hp 3 jutaan dengan NFC dan kamera 64 MP | kankkunk - blognya nbsusanto

monggo tanggapannya.....