Efek Samping Vaksin Moderna dari Testimoni Tenaga Kesehatan

assalamu’alaikum wr. wb..

pandemi Covid19 belum juga mereda.. malah kemarin sempat mengganas lagi hingga mengakibatkan lockdown PPKM berlevel-level.. cukup banyak yang akhirnya tertular Covid19, termasuk para tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan.. bahkan mereka yang sudah divaksin 2x pun tidak luput dari virus meskipun tingkat keparahannya rata-rata lebih rendah dibandingkan yang belum vaksin.. akhirnya ada kebijakan untuk memberikan vaksin booster tambahan bagi para nakes menggunakan vaksin Moderna..

nakes di kawasan Bantul rata-rata mendapatkan booster vaksin Moderna pada bulan Agustus 2021 ini.. seiring dengan itu, vaksin Moderna juga sudah mulai didistribusikan untuk masyarakat umum, hampir bersamaan dengan Pfizer.. oleh karena itu, pada saat ini produk vaksin yang tersedia secara legal untuk vaksinasi di Indonesia adalah Sinovac (CoronaVax), AstraZeneca, Moderna, Pfizer, dan Sinopharm..

tentu saja tingkat efek samping, atau sekarang lebih sering disebut KIPI, yang merupakan singkatan dari Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi yang terjadi berbeda-beda.. cukup banyak faktor yang mempengaruhinya, termasuk dari produk vaksin itu sendiri maupun dari kondisi tubuh.. nah, untuk artikel ini nbsusanto akan menuliskan testimoni penggunaan vaksin Moderna pada tenaga kesehatan.. narasumber adalah ibu nbsusanto sendiri beserta testimoni dari teman-temannya.. insyaallah valid..

vaksin dilaksanakan pada sekitar jam 11 siang saat beban layanan puskesmas memungkinkan untuk para nakes bergantian disuntik.. hal pertama yang dirasakan untuk hampir semua yang divaksin Covid19 adalah lengan menjadi kemeng/pegal.. masih memungkinkan untuk perjalanan pulang.. sorenya, di bagian suntikan sempat muncul titik kemerahan namun tidak sampai membentuk ruam.. sempat terasa pusing juga namun masih terkontrol..

malam hingga pagi harinya ibu merasa kedinginan sehingga harus memakai pakaian yang lebih menghangatkan badan.. tubuh demam namun suhu masih di bawah 39 derajat celcius.. pegel-pegel masih belum hilang pada keesokan harinya.. bahkan saat efek samping yang lain sudah mulai tidak terasa, pegel-pegel itu masih bertahan hingga hampir seminggu! namun tentu saja sudah bisa untuk beraktivitas..

ternyata tidak hanya ibu saja yang merasakan KIPI dari vaksin Moderna.. teman-teman beliau sesama nakes pun banyak merasakan hal yang sama.. berarti memang secara umum jenis vaksin ini KIPI nya lebih terasa dibandingkan dosis 1 dan 2 yang menggunakan vaksin Sinovac pada awal tahun lalu.. sampai-sampai oleh petugas yang berwenang sampai dibuatkan google form untuk mendata KIPI yang dirasakan oleh setiap nakes yang sudah disuntik booster..

secara umum dari pengalaman ibu maupun teman-temannya, KIPI yang dirasakan tidak sampai parah.. hanya saja bagi yang akan disuntik dengan vaksin Moderna memang lebih baik mempersiapkan fisik dan waktu terlebih dahulu untuk mengantisipasi misalnya untuk persiapan bagaimana akan bekerja pada hari H maupun H+1 dari divaksin.. namun tentu saja ada pula yang setelah divaksin tidak merasakan KIPI yang berlebihan dan hanya berupa kemeng pada bagian yang disuntik..

jadi, memang apapun ada efek sampingnya.. lebih baik divaksin dengan apapun yang tersedia daripada tidak sama sekali.. namanya juga ikhtiar.. diniatkan saja untuk menjaga diri, keluarga, dan lingkungan.. kita nggak pernah tau seberapa kuat tubuh kita pada waktu-waktu tertentu.. kita nggak pernah tau seberapa kuat tubuh orang di sekitar kita.. semoga pandemi segera berlalu dan semua kembali sehat dan normal seperti sedia kala..

sekian dan terima kasih..

wassalamu’alaikum wr. wb..

Be the first to comment

monggo tanggapannya.....