Kereta Bandara Soekarno Hatta, Solusi Bebas Macet

assalamu’alaikum wr. wb..

ketika masih merantau di ibukota 3 tahun lalu, Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng, Tangerang bukanlah pilihan yang menarik.. bahkan tercatat tidak pernah menggunakan pesawat dari sana.. alasannya tentu saja lebih sering pakai kereta.. sekalinya butuh pesawat, Bandara Halim Perdana Kusumah lebih dekat daripada CGK yang jauh..

saat itu, angkutan menuju Cengkareng berupa mobil, taksi online, maupun bus.. ribet kalau dari Jakarta Timur maupun Bekasi.. hingga akhirnya pada penghujung 2017, disediakan Kereta Api Bandara Soekarno Hatta.. dulu, hingga 2019 stasiun terminusnya adalah Stasiun Bekasi dan Stasiun Bandara Soekarno Hatta..

pada tahun 2019 muncullah suatu kebijakan untuk memperpendek relasi Kereta Bandara Soekarno Hatta hingga sampai di Stasiun Manggarai saja.. katanya, Stasiun Manggarai akan menjadi stasiun central transit.. konsep yang terlihat “adil” bahwa semua yang mau naik KA bandara bisa menggunakan KRL dulu.. sayangnya, apa iya orang bawa koper bisa ikut berdesakan di KRL?

baiklah masuk ke intinya saja.. akhirnya di tahun 2022 ini nbsusanto kesampaian naik KA bandara soetta.. kalayang masih belum beroperasi sehingga dari terminal 2 menuju stasiun menggunakan bus shuttle.. sampai di stasiun, kami langsung beli tiket.. bagi pemegang brizzi dan flazz bisa langsung tap di gate, sayangnya e-money belum bisa..

harga tiket kereta bandara soekarno hatta sebesar Rp 70 ribu nbsusanto rasa masih masuk akal.. kelasnya eksekutif.. kalau mau murah, bisa naik yang kelas premium saja seharga Rp 30 ribu.. hanya saja pilihan jam keberangkatan kereta kelas premium cukup terbatas.. nbsusanto sendiri beli tiket untuk perjalanan hingga Stasiun Sudirman Baru..

dengan jadwal jam 9.49, arah menuju gate baru dibuka sekitar 10 menit sebelumnya.. untung penumpangnya tidak banyak dan ruang tunggu cukup nyaman.. tersedia meja, colokan, serta free wifi sehingga nbsusanto sempat membuka laptop sambil menunggu.. hal yang patut diapresiasi dan dapat diterapkan pada stasiun transit lain..

penutup gate dibuka.. kami pun dipersilakan menuju ke kereta yang telah tersedia di jalur 2.. antara peron dan kereta dipisahkan oleh kaca, hanya terdapat pintu kaca pada lokasi yang sama dengan pintu kereta.. faktor keselamatan yang cukup diperhatikan.. tanpa menunggu lama, nbsusanto pun segera masuk ke kereta melalui salah satu pintu..

kesan pertama memang kereta ini mewah.. apik tenan.. nuansa warnanya putih cerah dengan konfigurasi kursi setengah hadap depan dan setengah hadap belakang.. jarak antar kursi cukup lega.. konfigurasi ini berbeda dengan kereta bandara YIA yang berhadap-hadapan.. selain itu, terdapat sekat kaca di antara 2 kursi sejak adanya Covid-19..

di kereta bandara soekarno hatta ini tersedia tempat untuk meletakkan koper yang cukup besar di ujung setiap kereta.. selain itu, tersedia pula toilet pada kereta paling depan dan belakang.. cukup lengkap fasilitasnya sehingga memudahkan para pengguna.. namun, tidak tersedia colokan listrik..

kereta bandara yang merupakan kereta rel listrik ini mulai berakselerasi meninggalkan stasiun dengan sangat halus.. khas kereta dengan penggerak sendiri.. getaran maupun goncangan yang ditimbulkan oleh kereta ini sangatlah minim.. selain itu, peredaman suara pun cukup baik..

kalau ingin menikmati pemandangan dari kereta bandara soekarno hatta yang dikelola oleh Railink ini bisa memilih seat sebelah kiri jika berangkat dari CGK.. ya, saat kereta ini memutar sisi barat dan selatan bandara, akan terlihat banyak pesawat.. kalau bawa anak kecil, hal ini tidak bisa dilewatkan begitu saja..

kereta bandara ini berhenti di Stasiun Batu Ceper dan jalurnya menjadi satu dengan KRL Tangerang.. selanjutnya, kereta berhenti di Stasiun Duri yang merupakan pertemuan KRL Tangerang dengan loop line Jakarta.. mulai dari sini, kereta berjalan dengan arah sebaliknya menuju Stasiun Sudirman Baru dan Manggarai..

sampai di Stasiun Sudirman Baru, nbsusanto turun dan tap tiket untuk membuka pintu keluar.. alhamdulillah aman dan nyaman, masuk kawasan Jakarta Pusat dalam waktu perjalanan kurang dari sejam.. ya tapi nunggu jadwal kereta hampir sejam karena telat beberapa menit saja.. risiko.. 🤣

kereta bandara soekarno hatta memang transportasi yang cukup dapat dihandalkan untuk perjalanan bandara CGK – Jakarta maupun sebaliknya.. nyaman, waktu tempuh pasti, harga rasional, setiap jam ada.. hanya saja, akan lebih baik kalau ada jam tertentu, misalnya pagi dan sore hari, yang perjalanan terminusnya sampai di Stasiun Bekasi agar penumpang dari Bekasi lebih mudah..

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

About nbsusanto 980 Articles
Nur Budi Susanto - https://dolanotomotif.com/ seorang blogger yang menggemari otomotif, jalan-jalan, fotografi, teknologi, transportasi, dan kereta api. silakan tinggalkan komentar, kritik, dan saran atas tulisan saya. boleh juga japri saya di kankkunkblog@gmail.com.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*