Naik KA Turangga Yogya – Bandung, Setelah Sekian Lama

assalamu’alaikum wr wb..

beberapa tahun lalu nbsusanto cukup akrab dengan kereta api.. hampir setiap bulan selalu naik kereta api.. namun begitu kembali ke yogya di penghujung 2019, apalagi ditambah pandemi corona, nbsusanto menjadi tidak pernah naik kereta api lagi.. hingga di penghujung 2021 ada pesan masuk berupa ajakan ke Bandung..

Naik Kereta Lagi?

setelah mantap, nbsusanto pun menyetujui.. ndilalah kok diarahkan naik kereta api Turangga.. sebuah kereta api eksekutif yang melayani perjalanan Surabaya – Bandung melalui Yogyakarta.. alhamdulillah pas belum pernah naik kereta itu.. langsung deh esok harinya nbsusanto rapid tes antigen di klinik..

kenapa tidak antigen di stasiun tugu yogyakarta saja? jawabannya sih agar tidak buru-buru, apalagi jadwal perjalanan KA Turangga adalah jam 22.51 meninggalkan yogyakarta.. sementara itu layanan antigen stasiun tutup jam 20.00.. nbsusanto dari srandakan berangkat sudah jam 9 lebih dan check in pakai aplikaasi KAI access..

Halo KA Turangga!

jam 22.44, KA Turangga ditarik CC206 mulai masuk ke stasiun besar yogyakarta.. euforia lama tidak naik kereta, nbsusanto rekam saat kereta melambat, berhenti, hingga nbsusanto naik ke dalam rangkaian dengan Poco X3 Pro.. apalagi nanti juga bisa untuk ditonton dek AL.. 😁

tidak lama singgah di Yogyakarta, KA Turangga pun meninggalkan stasiun tepat pada pukul 22.51.. akselerasi kereta api ini sangat halus dan bahkan tidak terasa.. entah faktor masinis, lokomotif, atau rangkaian K1 stainless steel yang dominan berperan.. sepanjang perjalanan, setelah berhenti akselerasinya smooth tenan..

memasuki kawasan yang berkelok-kelok, kenyamanan KA Turangga benar-benar diuji.. yang nbsusanto rasakan, rebound suspensinya enak dan tidak berlebihan.. dari sisi peredaman pun masih oke meski suara roda beradu rel masih terdengar saat track kurang rata..

Mana Bantal dan Selimutnya?

sempat bertanya-tanya, ini dimana servis selimut dan bantal gratis yang biasanya ada di kereta eksekutif? positif thinking mungkin belum dibagikan karena nbsusanto naik tidak dari stasiun awal.. celingak-celinguk kok nggak ada..

setelah googling ternyata semenjak Covid19 tidak disediakan selimut dan bantal gratis.. masuk akal alasannya kalau untuk mengurangi penggunaan barang bersama.. eh tapi ternyata malah dibisniskan melalui sewa.. wooo laaaa.. sebagai gantinya, diberikan masker..

untungnya malam itu suhu di KA Turangga cukup bersahabat, apalagi nbsusanto lupa tidak bawa kupluk.. tidak terlalu dingin, namun juga tidak membuat sumuk.. ditambah lampu disetel redup sehingga enak buat tidur.. nbsusanto coba untuk merem.. tidak terlalu mudah karena lama nggak naik kereta, tapi akhirnya bisa..

Tidur Nyenyak..

terbangun sebentar di jam 1an untuk selanjutnya tidur lagi.. perjalanan malam itu rasanya nyaman dan akhirnya terjaga saat alarm menyala menjelang adzan subuh.. tak lama terdengar pengumuman dari pengeras suara kereta bahwa telah masuk waktu subuh..

menuju ke toilet, nbsusanto sempat kaget.. lho toiletnya sekarang pria wanita dipisah ya.. perasaan dulu belum ada.. hampir saja masuk toilet wanita.. bentuknya sama hanya ada stiker saja.. pipis lanjut ambil wudhu dan sholat subuh di kereta daripada kesiangan..

memilih untuk tidur kembali, nbsusanto akhirnya benar-benar bangun dan disambut dengan penampakan Masjid Al Jabbar di Gedebage yang cukup menarik perhatian.. kucek-kucek sekalian menyiapkan barang untuk turun..

Sampai di Stasiun Bandung..

jam 5.34 kereta api Turangga telah berhenti dengan sempurna di Stasiun Bandung Hall dan penumpang dipersilakan turun..

sebentar.. sekarang diarahkan ke timur semua? ternyata di Stasiun Bandung Hall telah dibangun skybridge sehingga penumpang dari maupun menuju peron kereta api melalui jalan yang tidak sebidang.. ya memang meningkatkan faktor keselamatan.. tenang saja disediakan elevator naik dan turun..

Penutup

KA Turangga.. sebuah layanan KA eksekutif jurusan Surabaya – Bandung dengan perjalanan malam hari yang pas untuk istirahat.. bagi sebagian orang memang jam Turangga terlalu siang sampai di Bandung.. namun bagi yang tidak buru-buru kegiatan pagi, 300an ribu untuk eksekutifnya Turangga itu masuk akal..

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

Be the first to comment

monggo tanggapannya.....