pengalaman tes PAPs UGM, setelah lama tidak tes potensi akademik

assalamu’alaikum wr. wb..

menurut keterangan di website Psikologi UGM, PAPS adalah tes kemampuan kognitif yang dirancang khusus untuk mengungkap potensi akademik, yaitu potensi yang mendasari kemungkinan seseorang untuk dapat berhasil sekiranya dia mendapatkan kesempatan untuk belajar lebih lanjut di perguruan tinggi, khususnya pada pendidikan S2 dan S3.. nah pada tahun 2019 ini penerimaan mahasiswa S2 dan S3 UGM mensyaratkan tes tersebut dan tidak bisa lagi menggunakan TPA dari Bappenas.. mau tidak mau tentu diikuti jika memang mau mendaftar..

Pembayaran

alur tes PAPs ini adalah bayar dulu baru bisa daftar seperti tes AcEPT.. penyelenggaraan tes PAPs biasanya di hari kamis dan dalam sebulan ada sekitar 3x, jadwalnya bisa dicek disini.. pada bulan April 2019 lalu, biaya untuk tes PAPs senilai 200.000 rupiah dan dibayarkan ke bank BNI.. ada opsi untuk pembayaran melalui teller, ATM maupun internet banking.. namun biasanya lebih mantap kalau di BNI UGM saja dan bilang kalau mau bayar PAPs UGM.. nantinya akan diminta tanggal lahir dan mendapatkan 6 digit password untuk login dan mendaftar..

Pendaftaran

proses pendaftaran sendiri cukup mudah.. oya, tanggal tes tidak harus sesegera mungkin setelah membayar, meskipun banyak yang memilih bayar karena akan segera daftar tes.. PAPs sendiri biasanya paper based meskipun ada opsi CBT di tanggal tertentu.. pendaftaran sendiri dibuka mulai H-10 sampai dengan H-7 tes.. dalam sehari ada 3 pilihan jam, nah pembukaan pendaftaran sendiri berurutan, maksudnya pilihan jam siang baru tersedia jika jadwal pagi sudah penuh.. sehingga kalau mau daftar pagi segera saja, namun kalau siang perlu memantau agar tidak sampai kelewatan.. nantinya cukup memasukkan tanggal lahir sebagai username, password, tanggal pembayaran dan capcha.. setelah sukses isi form, kartu peserta bisa dicetak H-5 tes..

hari-H tes PAPs

pelaksanaan tes PAPs di Fakultas Psikologi UGM yang memang salah satu kantong parkir dekatnya adalah lembah UGM.. cukup mudah ditemukan.. nbsusanto sampai sekitar jam 7 dan kemudian menuju ruang G-100.. lebih baik menunggu sebentar daripada telat.. bisa ke kamar mandi dengan lebih leluasa dan lebih tenang.. kemudian jam 8 tepat pintu dibuka.. peserta dipersilakan masuk dan mempersiapkan kartu peserta, KTP serta alat tulis berupa pensil 2B, rautan dan penghapus.. setelah itu tas dipersilakan untuk ditaruh di depan kemudian pembagian lembar jawaban..

meskipun lembar jawab komputer sudah dibagikan, namun peserta belum diperbolehkan mengisi.. setelah semua mendapat lembar jawaban serta kertas corat coret maka dipandu lah mengisinya per bagian.. memang LJK tapi yang kotak bukan bulat, sehingga cukup digaris miring tidak perlu dihitamkan seluruhnya.. semua diisikan sesuai data dan untuk tujuan apa mengikuti tes PAPs ini.. setelah semua LJK terisi, kertas corat coret pun diisi identitas karena nantinya dikumpulkan kembali.. setelah soal dibagikan secara merata, peserta mengisikan kode buku soal.. tes PAPs yang dibagi dalam 3 bagian pun dimulai.. pesan dari pengawas, memang tes ini tidak didesain untuk dikerjakan semuanya dengan harus benar.. namun tidak ada salahnya mengisi semua karena tidak ada pengurangan skor..

Bagian Tes PAPs

1. Tes Kemampuan Verbal

tes bagian pertama adalah tes kemampuan verbal.. disediakan 20 menit untuk mengerjakan 40 soal.. untuk bagian verbal ini, bahasanya bukanlah yang bahasa planet.. meskipun mungkin nbsusanto terbantu beberapa waktu sebelum tes sempat membaca list beberapa sinonim dan antonim di internet.. kalau yang ini memang perbendaharaan kata perlu ditambah karena memang tidak hanya untuk psikotes saja.. apalagi kalau suka nulis, mungkin bisa dapat berbagai diksi yang menarik..

2. Tes Kemampuan Kuantitatif

jujur saja bagian kuantitatif adalah salah satu bagian favorit nbsusanto.. kenapa? karena tes yang berlangsung selama 40 menit dengan 40 soal ini bermain-main dengan angka dan nggak perlu banyak menghafal.. kalo sudah ketemu dengan deret angka pasti perlu kecermatan.. terkadang angka yang sepintas tak beraturan itu memiliki pola, dengan skip beberapa angka yang sebenernya juga berpola.. kemudian untuk hitung-hitungan disediakan kertas sehingga tidak boleh di buku soal.. jelasnya bukan matematika tingkat tinggi.. ada yang berupa perbandingan dengan mensimulasikan angka.. tentu harus teliti.. yang tentu saja penting adalah manajemen waktu mengingat waktunya cukup singkat, setara 1 soal per menit..

3. Tes Kemampuan Penalaran

logika penalaran biasanya cukup menggoda karena terkadang kita harus mengimajinasikan hubungan antar berbagai hal kemudian menyimpulkannya.. dalam sesi 40 soal dalam 40 menit ini nbsusanto sendiri sempat berujar pada diri sendiri.. logikaku diacak-acak disini.. misalnya yang hubungan berbagai bentuk benda, bukan tidak mungkin menemukan lebih dari 1 gambar yang berbeda dengan pilihan lain.. kemudian untuk hubungan antara beberapa hal yang kadang kala terpikir ini terhubung begini tapi tidak ada di opsi jawaban.. oya, menariknya disini perbendaharaan kata pun digunakan karena saat mengerjakan nbsusanto sempat mikir, ini kata cocoknya hubungannya sebagai apa dari kata lain ya.. 😆

Pasca Tes dan Pengumuman

setelah selesai tes dan kartu peserta sudah dicap dan dibagikan kembali, kami diberitahu bahwa pengumuman selambatnya 2 minggu setelah tes dan sertifikat bisa diambil di hari kerja.. untuk peserta dari luar kota sertifikat dapat dikirimkan dengan menghubungi panitia maksimal 1 hari setelah tes.. untuk nbsusanto kemarin seminggu setelah tes PAPs, hasilnya sudah bisa dilihat di website..

Bagaimana agar dapat nilai PAPs tinggi?

waduh kalo itu pertanyaan yang susah dijawab soalnya nbsusanto sendiri nggak tau kemarin salahnya dimana saja.. jujur persiapan pun tidak banyak, lebih ke mengingat kembali dulu seperti apa seperti sinonim maupun pola.. memang nbsusanto sendiri tidak sempat untuk simulasi tes.. kalau baca-baca di pengalaman yang ditulis di blog lain memang benar bahwa sering latihan bisa membuat hasil lebih baik.. pastikan kondisi badan fit dan pikiran jernih.. tetap tenang saat mengerjakan dan jangan terpaku urutan soal.. mungkin kalau lebih sering praktek hasilnya bisa lebih tinggi dari yang didapat sekarang.. hanya saja seperti di poin-poin di atas, dibanyakkan perbendaharaan kata dan coba untuk mengutak-atik pola angka karena mungkin ada yang out of the box.. :mrgreen:

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

Advertisements

2 Komentar

    • waalaikumsalam wr. wb.
      saya sendiri belum pernah ikut TPA STAN jadi nggak bisa membandingkan.
      kalau menurut saya sendiri, kata-kata yang dalam tahap verbal tidak asing-asing banget. untuk angka dan logika memang tetap tricky.

monggo tanggapannya.....