Unboxing Apple MacBook Air M1 256 GB, Mencoba Hal yang Baru

assalamu’alaikum wr. wb..

jaman masih sekolah dulu, nbsusanto yang saat itu tertarik dengan teknologi mempunyai berbagai list keinginan.. selain gadget berupa smartphone, kelak kalau punya uang pengen punya Samsung Tab, laptop Apple MacBook Pro, serta build PC gaming high spec.. namanya juga anak-anak..

setelah bekerja, apalagi kemudian berkeluarga, semua menjadi lebih realistis.. tidak punya tab, PC spek seadanya, serta laptop pribadi MSI PS42 saja.. namun di awal 2022 istri ternyata butuh laptop dengan budget terbatas.. bagaimana lagi, dengan dana 6-7 juta sekarang dapat laptop yang serba tanggung..

daripada dek bojo kelak sambat jika laptopnya kurang bisa mendukung pekerjaannya, nbsusanto pun menyarankan dia untuk menggunakan laptop MSI PS42 saja karena sudah sangat cukup dan nbsusanto yang upgrade.. saat itu pilihannya di range 12-15 jutaan ada Lenovo Slim 7 Pro, Apple MacBook Air, Acer Swift X, dan HP Pavilion Aero..

memang laptop ringan namun powerfull adalah suatu keharusan untuk jaga-jaga bila ke depannya harus beberapa kali pekerjaan mobile.. selain itu dari berbagai hal yang dibandingkan, yang paling utama adalah ketahanan baterai tidak selalu dekat dengan colokan.. syukur-syukur wangun dipandang..

membicarakan baterai, pemenangnya selalu Apple MacBook Air.. dengan berbagai risiko yang ada, akhirnya nbsusanto memilih laptop tersebut mengingat sepertinya berbagai pekerjaan di depan tidak banyak yang membutuhkan software seperti AutoCAD dan teman-temannya.. toh kalau butuh, bisa ngrusuhi MSInya bojo.. hehehe..

ya, MacBook kini bukanlah laptop dengan harga sangat tinggi seperti jaman dulu.. bahkan beberapa ultrabook dengan sistem operasi windows harganya melebihi si apel krowak.. memang kalau dibanding laptop gaming 15″ harganya setara.. apalagi memang bukan untuk ngegame dan males dengan beratnya..

begitu mendarat, nbsusanto segera melakukan unboxing.. buka semua dari dusnya, cek kelengkapan, nyalakan, atur singkat.. ya, memang standar saja.. kelengkapan dari paket penjualan MacBook Air pun hanya berupa laptop, kepala charger tipe C, kabel data tipe C ke tipe C, serta beberapa kelengkapan lain..

spesifikasi Apple MacBook Air M1 yang nbsusanto gunakan di antaranya adalah sebagai berikut:
– CPU / processor Apple M1 – 8 core (4 core untuk performa dan 4 core untuk efisiensi)
– GPU / VGA Apple M1 – 7 core
– memori RAM 8 GB LPDDR4
– media penyimpanan SSD 256 GB
– layar LED IPS 13,3″ 2560×1600 pixel
– WiFi 6 802.11ax support IEEE 802.11a/b/g/n/ac
– bluetooth 5.0
– baterai 49,9 WHr
– charger USB-C 30 W
– 2 port USB-C 4.0 untuk charging, data, display, thunderbolt, serta USB pada umumnya
– 1 jack audio 3,5 mm
– sensor sidik jari Touch ID
– webcam 720p

memang laptop Apple MacBook Air ini unik ya, dibuka layarnya saja langsung booting tanpa perlu memencet tombol apapun.. tapi, dengan begini tidak bisa hanya buka laptop tanpa melakukan apapun karena akan mengonsumsi baterai.. padahal kadang saat rapat hanya buka layar saja tanpa dinyalakan jika belum perlu.. 🤣

pada saat pertama kali mengoperasikannya adalah konfigurasi keyboard laptop ini tidak sama persis dengan laptop Windows pada umumnya meskipun tidak jauh berbeda.. toh memang harus menyesuaikan walau tak banyak.. satu hal lain yang menjadi catatan adalah bahwa Apple Macbook Air M1 ini sedikit lebih berat daripada MSI PS42 nbsusanto.. 😅

untuk review lebih lanjut mengenai kesan-kesan tentang laptop ini insyaallah di artikel mendatang..

sekian dan terima kasih.. 🙂

wassalamu’alaikum wr. wb..

About nbsusanto 980 Articles
Nur Budi Susanto - https://dolanotomotif.com/ seorang blogger yang menggemari otomotif, jalan-jalan, fotografi, teknologi, transportasi, dan kereta api. silakan tinggalkan komentar, kritik, dan saran atas tulisan saya. boleh juga japri saya di kankkunkblog@gmail.com.

1 Trackback / Pingback

  1. Review Apple MacBook Air M1 256 GB, Perlu Adaptasi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*